Rabu, Juni 29, 2022
BerandaBerita BanjarPuluhan Massa Pemuda Pancasila Ontrog Kantor Adira Finance Banjar

Puluhan Massa Pemuda Pancasila Ontrog Kantor Adira Finance Banjar

Perwakilan dari massa Pemuda Pancasila saat melakukan audiens dengan pihak Adira Finance Cabang Banjar, terkait penarikan kendaraan yang dilakukan petugas Debt Collector di jalan. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Puluhan massa yang tergabung dalam Organisasi Kepemudaan (OKP) Pemuda Pancasila, mendatangi Kantor Cabang Adira Finance Banjar, Selasa (12/04/2016), sekitar jam 10.30 WIB. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kepada pihak Adira Finance, terkait penarikan mobil milik salah satu anggota Pemuda Pancasila yang dilakukan petugas Debt Collector (DC) perusahaan leasing tersebut di jalan.

Menurut Jefri (42), pemilik kendaraan, bahwa mobil dumb truck miliknya itu ditarik paksa oleh delapan orang yang mengaku sebagai DC dari Adira Finance. Mobil tersebut ditarik di wilayah Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, pada hari Minggu (10/04/2016), sekitar jam 12.00 WIB, saat mengangkut barang material.

“Seharusnya konfirmasi dulu dong, jangan asal main tarik saja. Kendaraan ini sudah saya cicil selama dua tahun, dan saya akui dalam penyetoran mobil ini saya telat tiga bulan. Tapi di bulan ini saya pun akan setor dua bulan dulu,” ujarnya, kepada HR.

Jefri juga mengatakan, bukan hanya kendaraan saja yang ditarik, namun handphone milik sopir dumb truck tersebut pun dirampas. Sehingga, sang sopir tidak bisa berkomunikasi dengannya.

Kedatangan massa Pemuda Pancasila diterima pihak Adira Finance Cabang Banjar, kemudian perwakilan dari massa melakukan audiens dengan pihak Adira di ruang meeting kantor leasing tersebut.

Dalam audiens, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Banjar, Jojo Juarno, sangat menyayangkan ulah petugas DC yang masih bertindak seperti itu. Menurutnya, meskipun nasabah masih bersangkutan dengan pihak leasing, namun petugas DC tidak perlu arogan dengan cara menarik kendaraan konsumen di jalan.

“Ulah debt collector arogan seperti ini memang sering terjadi. Tetapi, walau bagaimanapun saya tetap membela anggota saya, dan saya minta kepada pihak Adira agar kendaraan tersebut dikembalikan kepada pemiliknya. Karena selama ini si pemilik kendaraan masih menyicil kendaraan dumb truck tersebut, dan hanya telat tiga bulan,” kata Jojo.

Sementara itu, Kepala Cabang Adira Finance Kota Banjar, Rini Oktaviani, mengatakan, bahwa pihaknya hanya bisa memfasilitasinya. Sebab, yang bersangkutan dengan masalah ini adalah pihak Adira Finance Cabang Purwokerto.

“Masalah ini tidak ada sangkutannya dengan kami, karena yang bersangkutan adalah dengan Adira Purwokerto. Namun, kami hanya bisa membantu memfasilitasi dengan pihak Adira Purwokerto,” terangnya.

Kemudian, pihak Adira Banjar menghubungi Adira Purwokerto. Dalam percakapannya, pihak Adira Purwokerto pun berjanji akan mengembalikan kendaraan tersebut dengan syarat-syarat yang sudah disetujui. Akhirnya, setelah ada titik temu, massa pun membubarkan diri dengan tertib dan aman. (Hermanto/Koran-HR)

- Advertisment -