Rabu, Juni 29, 2022
BerandaBerita CiamisRSUD Ciamis Tak Mampu Tangani, Bocah Malang Ini Dirujuk ke RSHS Bandung

RSUD Ciamis Tak Mampu Tangani, Bocah Malang Ini Dirujuk ke RSHS Bandung

Wakil Bupati Ciamis, Oih Burhanudin, saat menjenguk Bili Arya Sukma, bocah malang penderita hernia, di Lingkungan Bolenglang RT 03/RW 02 Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Bili Arya Sukma (4), bocah malang penderita hernia yang hidup berdua bersama neneknya dalam jerat kemiskinan, yang kini tinggal di sebuah rumah kontrakan di Lingkungan Bolenglang RT 03/RW 02 Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, akhirnya harus dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Pasalnya, hernia yang diderita bocah itu mengalami pembengkakan dan RSUD Ciamis tidak sanggup menangani.

Wakil Bupati Ciamis yang juga Ketua Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Ciamis, Oih Burhanudin, mengatakan, tim medis RSUD Ciamis sudah berupaya menangani penyakit hernia yang diderita Bili. Namun, karena pembengkakan hernianya cukup parah, terpaksa harus ditangani oleh tim dokter ahli di RS Hasan Sadikin. [Berita Terkait: Wabup Ciamis Bantu Bocah Malang Penderita Hernia Dirujuk ke RSUD]

“Kami terus berupaya agar Bili sembuh dari penyakitnya. Makanya, ketika RSUD Ciamis tidak mampu menangani, kami langsung memfasilitasi Bili agar bisa ditangani di RS Hasan Sadikin Bandung,” katanya, saat bersilaturahmi dengan warga dalam rangka memberangkatkan Bili ke Bandung, di Masjid al-Mukaromah, Lingkungah Bolenglang, Keluarahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Senin (11/04/2016).

Dalam kesempatan itu pun Oih mengajak kepada warga setempat untuk bersama-sama membantu meringankan biaya operasional keluargra Bili selama proses operasi di RS Hasan Sadikin. Karena, meski seluruh biaya operasi dan pengobatannya ditanggung oleh pemerintah, namun keluarganya tetap harus menanggung biaya operasional selama berada di Bandung. [Berita Terkait: Warga Miskin di Ciamis Kota Luput dari Perhatian]

“Selama menunggu proses operasi dan pengobatan di Bandung, Ibu Iming (nenek Bili) dan keluarganya harus menanggung biaya makan dan biaya operasional. Nah, untuk meringankan biaya tersebut, kami mengajak kepada dermawan untuk menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu keluarga Ibu Iming,” ujarnya.

Selain mengajak warga, Oih pun pada kesempatan itu memberikan santunan kepada keluarga Ny. Iming untuk membantu bekal selama di Bandung. “Kami dari LTPKD berinisiatif mengumpulkan uang dari saku pribadi untuk membantu biaya operasional keluarga Ibu Iming selama menunggu Bili di RS Hasan Sadikin Bandung,” ujarnya. (Heri/R2/HR-Online)

- Advertisment -