Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita CiamisWarga Ciamis Ini Persoalkan Prosedur PHK Perusahaan Es Cream Nasional

Warga Ciamis Ini Persoalkan Prosedur PHK Perusahaan Es Cream Nasional

 

Ilustrasi. Photo : Ist/ Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Selain mengadukan perusahaan berksala nasional yang bergerak di bidang produksi dan pemasaran es cream ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Ciamis, Sholeh Sobur, warga Pasar Saptu, Cikoneng, juga mempersoalkan prosedur pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan pihak perusahaan.  

Ketika ditemui HR Online, Jum`at (22/04/2016), Sholeh Sobur, mengatakan, proses dan prosedur pemutusan hubungan kerja yang dilakukan pihak perusahaan es cream tidak mengacu pada peraturan yang berlaku.

“Anak saya melamar kerja secara resmi, melengkapi berkas dan semua yang diminta pihak perusahaan. Tapi saat pemutusan hubungan kerja, anak saya tidak mendapat penjelasan dan alasan jelas dan tertulis dari pihak perusahaan,” katanya.

Sobur tidak menampik anaknya dibayar Rp 1,5 juta setelah bekerja selama satu bulan di perusahaan tersebut. Hanya saja, jam kerja yang diterapkan pihak perusahaan juga diluar batas waktu normal orang bekerja.

“Berangkat pukul 7 pagi, dan baru pulang sekitar pukul 8 sampai 9 malam,” ucapnya.

PHK Sepihak, Warga Ciamis Adukan Perusahaan Es Cream ke Dinsosnaker

Baca Juga ;

PHK Sepihak, Warga Ciamis Adukan Perusahaan Es Cream Nasional ke Dinsosnaker

Sayangnya, pihak perusahaan es cream skala nasional yang berdomisili di Desa Margaluyu, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan yang disampaikan Sholeh Sobur, warga Pasar Saptu, Desa Cikoneng tersebut. (Deni/R4/HR-Online)