Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariAduh! Pedagang Cilok di Ciamis Dipukul Botol Oleh Sopir Ambulan

Aduh! Pedagang Cilok di Ciamis Dipukul Botol Oleh Sopir Ambulan

Ari Kristian saat membuat laporan di Mapolsek Banjarsari, Selasa (03/05/2016). Photo: Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Saat tengah meminta keterangan dari tim medis IGD Puskesmas Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, seorang tukang cilok bernama Ari Kristian (30), warga Dusun Saripin, RT 01 RW 13, Desa Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Tasikmalaya mendadak dapat pukulan dari sopir ambulan Puskesmas Banjarsari, Selasa (03/05/2016) siang. Kejadian tersebut pun sontak menjadi buah bibir para pedagang di lingkungan IGD Puskesmas Banjarsari.

Seorang pedagang yang namanya tidak mau dikorankan membenarkan adanya insiden pemukulan yang dilakukan oleh sopir ambulan terhadap pedagang cilok tersebut. “Benar tadi ada pemukulan disini. Namun masalahnya saya kurang tahu. Tadi tiba-tiba sopir mendatangi korban dan memukulkan botol sosro ke kepala korban,” ujarnya singkat.

Dengan adanya kejadian pemukulan terhadap dirinya, Ari diantar rekan sesama pedagang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Banjarsari, Selasa (03/05/2016). Saat dipintai keterangan di ruang Reskrim, Ari mengaku mengalami luka memar di bagian kepala sebelah kiri akibat dipukul dengan botol.

“Sebelum kejadian pemukulan, saya tadi sedang berjualan di sekitaran IGD. Saat ambulan datang membawa korban, saya menghamipirinya. Kebetulan saya mengenali korban. Saya keluar dan memberitahu keluarga korban. Saya lalu bertanya kepada petugas, korban tertabrak oleh siapa dan dimana lokasi kejadiannya. Tiba-tiba para petugas nyolot dan saat saya kembali mempertanyakan apakah itu korban tabrak lari atau bukan, tiba-tiba sopir ambulan mengambil botol dari lemari pendingin dan langsung memukulkannya ke kepala saya, hingga mengalami luka,” kata Ari, korban pemukulan, kepada Koran HR, di Mapolsek Banjarsari.

Sumber informasi yang dihimpun Koran HR, korban yang dilarikan ke ruang IGD Puskesmas Banjarsari adalah korban yang tertabrak oleh mobil ambulans. Diduga pihak Puskesmas menyembunyikan kejadian tersebut dan marah saat seorang pedagang mempertanyakan kronologis kejadiannya. (Suherman/Koran-HR)

- Advertisment -