Deretan stand pameran dari 25 desa/kelurahan yang sedang dikerjakan menjelang kegiatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-44 di lapangan Kelurahan/Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Photo: Nanang Supendi/HR.
Berita Banjar, (haraanrakyat.com),-
Pemerintah Kota Banjar, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan) dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), bersama masyarakat petani, peternak, pekebun, pegawai dan pengusaha yang bergerak di sektor pertanian, menyelenggarakan peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-44. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari, dimulai dari hari Rabu ini (25/05/2016), bertempat di lapangan Kelurahan/Kecamatan Banjar, Kota Banjar.
Kepala Distan Kota Banjar, Ir. H. Ojat Sudrajat, MM., melalui Kabid. Ketahanan Pangan, H. Basir, SP., MP., mengatakan, mengatakan, temu teknologi, temu usaha dan temu lapangan merupakan bentuk syukur insan pertanian kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, serta nikmat berupa limpahan kekayaan alam yang telah dirasakan manfaatnya untuk kesejahteraan umat manusia.
“Pada hakekatnya juga ajang konsolidasi dan evaluasi dari seluruh stakeholder insan pertanian untuk tetap mendukung Banjar menuju Agropolitan,” terang Basir, saat ditemui HR disela-sela persiapan HKP, Selasa (24/05/2016).
Untuk itu, lanjut Basir, melalui momen HKP ini semua pihak memahami apa yang menjadi visi Kota Banjar, sebagaimana semangat tema HKP tahun ini, yaitu “Kita satukan langkah dan tekad untuk mewujudkan masyarakat tani yang mandiri, dinamis dan profesional guna mendukung Banjar menuju Agropolitan.”
Dari kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi, kegairahan dan kemandirian petani maupun masyarakat pelaku agrobisnis dalam pembangunan dan sistem usaha yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan.
HKP yang dilaksanakan tiga hari itu diikuti oleh perwakilan KTNA, HKTI, KWT, KTD dan TT dari 25 desa/kelurahan sebanyak 625 orang, pantia 60 orang, perusahaan sektor pertanian 3 orang dan 100 orang tamu undangan.
“Selama tiga hari diadakan berbagai lomba, seperti demo teknologi budidaya lele, pembuatan jamur tiram, demo bio pestisida dan berbagai demo lainnya. Kemudian, unjuk tangkas diantaranya bongkar pasang traktor, bongkar pasang alat tanam jajar legowo, memilih jenis kelamin unggas dan ketangkasan lainnya. Ada pula lomba nyanyi mars KWT, asah terampil, lomba tenda dan pameran, rembug tani dan sebagainya,” papar Basir.
Pantauan HR di lokasi satu hari menjelang pelaksanaan, tampak semangat dan tanggung jawab serta kemandirian dari segenap pemerintah kecamatan, desa/kelurahan bersama gabungan organisasi taninya, saling kerja sama sibuk menyelesaikan pembuatan tenda pameran masing-masing.
“Kami semua ingin tetap semangat mendukung Banjar menuju Agropolitan. Kalau bukan kita oleh siapa lagi, sehingga upaya peningkatan hasil pertanian dan pembangunan bidang lainnya tercapai sebagaimana yang diharapkan,” kata Kepala Desa Kujangsari, Siti Aisyah, saat menunjau persiapan HKP.
Intinya, imbuh Aisyah, selain pihak panitia maupun dirinya selaku peserta dapat kesan yang mendalam terhadap makna, hakekat dan tujuan pelaksanaan HKP, diharapkan pula tindak lanjut pembangunan sektor pertanian di kota Banjar pada tahun-tahun mendatang bisa lebih baik lagi. (Nanks/Koran-HR)





