Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita CiamisTidak Dirawat, Kantor Eks Kamantren Pakunagara Ciamis Ambruk

Tidak Dirawat, Kantor Eks Kamantren Pakunagara Ciamis Ambruk

Kantor Eks Kamantren Pakunagara milik Pemerintah Daerah, yang terdapat di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, beberapa hari yang lalu ambruk. Photo : Eji Darsono/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kantor Eks Kamantren Pakunagara milik Pemerintah Daerah, yang terdapat di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, beberapa hari yang lalu ambruk. Warga menduga hal itu terjadi lantaran bangunan itu tidak pernah mendapat perawatan.

Rahmat, tokoh masyarakat setempat, ketika ditemui Koran HR, Senin (25/04/2016) lalu, mengatakan, gedung atau bangunan kantor eks kamantren tersebut kondisinya sudah rusak berat dan lapuk dimakan usia.

“Bangunan milik pemerintah itu awalnya sebagai kantor perwakilan kecamatan yang dibangun sebagai salah satu syarat pemekaran wilayah kecamatan. Melihat kondisi seperti itu, saya berharap pemerintah peduli untuk memperbaikinya. Sebab, kantor tersebut bisa dianggap sebagai monumen untuk masyarakat Pakunagara,” katanya.

Kadus Bangbayangkaler, Suryaman, mengungkapkan, mengingat bagunan tersebut tidak terawat, alangkah baiknya bila diserahkan kepada pemerintah desa setempat.

“Dengan kondisi bangunan rusak berat, baiknya dirobohkan saja. Terlebih di lokasi atau halaman kerap dijadikan tempat bermain anak-anak,” katanya.

Usup (50), warga Desa Ciakar, mengatakan, mengingat bangunan tersebut milik Pemerintah Kabupaten Ciamis, semestinya dibangun kembali dan dijadikan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Terlebih, berada di lokasi yang strategis. Apabila dikelola dengan baik, tidak mustahil akan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.

Usup mengaku prihatin melihat bangunan gedung milik pemerintah terbengkalai. Dia juga menyayangkan, bangunan itu tidak dimanfaatkan dan tidak dirawat dengan baik. Dalam hal ini, dia meminta pemerintah jangan menutup mata.

“Bangunan Eks Kamantren harus bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik, sekaligus menjadi sumber pendapatan pemerintah,” katanya. (dji/Koran-HR)

- Advertisment -