Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita PangandaranWarga Tak Berani Menolong Saat Wisatawan Tenggelam di Batuhiu Pangandaran

Warga Tak Berani Menolong Saat Wisatawan Tenggelam di Batuhiu Pangandaran

Saat proses evakuasi penyelamatan dua wisatawan yang tenggelam di pantai Batuhiu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jum’at (06/05/2016). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Proses evakuasi dua wisatawan yang tenggelam di pantai Batuhiu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jum’at (06/05/2016), berlangsung dramatis. Pasalnya, saat keduanya tenggelam, tak ada satupun warga yang berani menolong. Sebab, medan laut yang banyak karang dan gelombang ombak yang kerap pasang, sangat berbahaya apabila diarungi. Bahkan, tim Lifeguard Balawisita pun tampak ekstra hati-hati saat melakukan proses evakuasi.

Rohim, warga setempat, mengatakan, warga sempat bingung untuk melakukan evakuasi kedua wisatawan yang tenggelam. Pasalnya, tambah dia, warga pun tak mau berisiko menantang gelombong ombak yang tengah pasang tersebut. “Bukan tidak mau menolong, tapi kami juga takut jadi korban kalau nekad melakukan evakuasi. Makanya, tak mau ambil resiko, kami akhirnya memilih melapor ke tim Balawista Pangandaran,” katanya.

Rohim menambahkan, warga dan wisatawan lainnya, hanya bisa menonton saat kedua wisatawan itu berusaha menyelamatkan diri. Menurutnya, kedua wisatawan itu tenggelam dan tergulung ombak sekitar setengah jam. [Berita Terkait: Bandel! 2 Wisatawan Nyaris Tewas Tenggelam di Pantai Batuhiu Pangandaran]

“Kami bersyukur ketika keduanya terlihat nyangkut di batu karang. Untung juga keduanya terlihat mahir  berenang. Sehingga, ketika tergulung ombak, keduanya bisa bertahan melawan ombak yang terus hendak menyeretnya ke tengah laut,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Lifeguard Balawista Pangandaran, Dodo Taryana, mengatakan, bukan perkara mudah saat menolong kedua wisatawan yang tenggelam dan tersangkut di batu karang pantai Batuhiu. Dia menambahkan, pihaknya harus ekstra hati-hati saat mengevakuasi korban, karena medan dan gelombang ombak pantai Batuhiu sangat berbahaya.

“Kalau tidak hati-hati kami pun bisa jadi korban. Meskipun mahir berenang, namun tetap saja sulit melawan arus ombak yang menyerat dari bawah. Makanya, di pantai Batuhiu dilarang berenang,” katanya.

Sementara itu, kedua korban tenggelam langsung dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan medis. Kedua korban pun dikabarkan mengalami shok dan kelelahan setelah berjuang melawan gelombang ombak yang mengancam keselamatan jiwanya. (Ntang/R2/HR-Online)

- Advertisment -