Kamis, Mei 8, 2025
BerandaBerita BanjarSelamatkan Generasi dari Kejahatan Seksual, HTI dan Polresta Banjar Gelar Diskusi

Selamatkan Generasi dari Kejahatan Seksual, HTI dan Polresta Banjar Gelar Diskusi

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Maraknya kasus kejahatan seksual terhadap anak di wilayah Kota Banjar yang terjadi akhir-akhir ini, menjadi perhatian DPD Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Banjar. Guna membahas permasalahan tersebut, HTI bekerjasama dengan Polresta Banjar, menggelar diskusi dalam agenda rutin Halqoh Islam dan Peradaban (HIP), Minggu (02/10/2016), di Gedung Dakwah Islam Kota Banjar.

Dalam diskusi itu, Kasat. Reskrim Polresta Banjar, AKP. Semiyono, SH., mengungkapkan beberapa fakta kejahatan seksual di wilayah Kota Banjar, yang terjadi dalam dua bulan terakhir ini.

Kasus tersebut diantaranya pencabulan yang dilakukan oleh seorang kakek berusia sekitar 70 tahun di wilayah Kecamatan Langensari, terhadap lebih dari 40 anak laki-laki. Selanjutnya, kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh tujuh orang terhadap seorang gadis. Kemudian, selang tiga hari terjadi lagi pencabulan oleh seseorang yang mengaku-ngaku sebagai dokter.

“Atas terjadinya kasus-kasus tersebut, kami berpesan kepada para orang tua untuk mengawasi putra-putrinya, dan mengajak mengikuti kegiatan keagamaan. Sehingga, perbuatan yang mengarah pada perbuatan asusila itu akan terhindar,” tandas Semiyono.

Sementara itu, aktivis HTI Kota Banjar, Ustadz Zaenal Arifin, S.Sos.I., menjelaskan, bahwa akar masalah dari kejahatan seksual pada anak ini adalah diterapkannya sistem liberalisme oleh negara di semua bidang kehidupan, yang berdampak pada melemahnya aqidah dan ketaqwaan umat Islam.

“Syariat Islam telah memberikan solusi atas permasalahan manusia dalam setiap aspek kehidupan. Terhadap kejahatan seksual pada anak, Islam memberikan solusi tuntas sampai ke akar-akarnya, yaitu melalui penerapan aturan Islam secara kaafah, baik individu dengan meningkatkan aqidah dan ketaqwaan, masyarakat dengan menjalankan amar ma’ruf nahyi munkar, dan negara dengan menerapkan syariah,” tegasnya.

Lanjut Zaenal, ada tujuh cara Islam dalam mencegah kejahatan seksual, yaitu pertama, Islam menjaga suasana ketaqwaan dalam kehidupan, baik di tingkat individu, keluarga dan masyarakat.

Kedua, menerapkan aturan pergaulan antara laki-laki dan perempuan di masyarakat berdasarkan hukum-hukum syariah. Ketiga, menyediakan lapangan kerja yang luas agar para kepala keluarga dapat bekerja dan memberikan nafkah untuk keluarganya. Dengan jaminan seperti ini, maka para ibu tidak perlu bekerja sehingga bisa berkonsentrasi menjalankan tugas utamanya mendidik, memantau dan menjaga anak-anaknya.

Kemudian yang keempat, memelihara anak-anak terlantar seperti anak-anak jalanan yang rentan menjadi korban kejahatan seksual. Kelima, mengatur mekanisme peredaran informasi di tengah masyarakat.

Selanjutnya, keenam, menerapkan sanksi tegas bagi para penganiaya dan pelaku kekerasan seksual terhadap anak. Pelaku sodomi menurut syariah Islam harus dihukum dengan cara dibunuh, dan ketujuh, merehabilitasi anak-anak korban kejahatan seksual.

“Sistem Islam akan mampu mengatasi dan mencegah terjadinya tindak kejahatan seksual, dan mekanisme tersebut hanya dapat direalisasikan dalam negara Khilafah Islamiyah, yakni negara yang akan mengaplikasikan seluruh syariat Islam dalam setiap tatanan kehidupan,” jelasnya. Zaenal menegaskan, dengan sistem tersebut, mulialah kehidupan ummat, baik muslim maupun non muslim yang hidup di bawah naungannya. (Eva/R3/HR-Online)

Pengurus Koperasi Merah Putih

Cara Warga Banjar Menjadi Pengurus Koperasi Merah Putih, Bakal Dapat Gaji?

harapanrakyat.com,- Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Kota Banjar, Jawa Barat, mengungkapkan prosedur dan persyaratan menjadi anggota dan pengurus Koperasi Merah Putih. Lantas,...
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Musrenbang 2025

Musrenbang Jabar 2025, Dedi Mulyadi: APBD untuk Infrastruktur dan Program Warga Kurang Mampu

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dan program untuk meningkatkan...
Mahar Maxime Bouttier untuk Luna Maya dan Makna di Baliknya

Mahar Maxime Bouttier untuk Luna Maya dan Makna di Baliknya

Mahar Maxime Bouttier untuk Luna Maya di hari bahagia pasangan artis Indonesia tersebut bikin netizen penasaran. Maxime Bouttier dan Luna Maya akhirnya resmi menikah....
Kuasa Hukum Keluarga Korban Tidak Puas dengan Hasil Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Muda di Ciamis

Kuasa Hukum Keluarga Korban Tidak Puas dengan Hasil Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Muda di Ciamis

harapanrakyat.com,- Kuasa hukum keluarga korban pembunuhan wanita muda di kamar kosan daerah Ciamis, Jawa Barat, Galih Hidayat, mengaku tidak puas dengan hasil rekonstruksi. Satreskrim...
Juara Pertama Liga 1

Raih Juara Pertama Liga 1 2024/2025, Bojan Hodak Berikan Tambahan Libur untuk Persib

Persib Bandung resmi menjadi juara pertama Liga 1 2024/2025. Kemenangan tersebut disambut bahagia oleh semua pihak, baik pemain, pelatih, pihak manajemen, hingga Bobotoh. Euforia tersebut...
Jeda Coffee and Eatery, Tempat nongkrong yang lagi hits di Cisayong Tasikmalaya

Tempat Nongkrong yang Lagi Hits di Cisayong Tasikmalaya, Punya View Pegunungan Hijau

harapanrakyat.com,- Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, punya tempat nongkrong baru lagi yang sedang hits nih, terletak di Jalan Sukasetia, Kecamatan Cisayong, cafe ini menyuguhkan pemandangan...