Begini Cara Sederhana Agar Medsos Aman dari Peretas dan Malware

Photo: net/Ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Penggunaan media sosial sebagai sarana mempermudah komunikasi dengan orang lain tentu sudah menjadi hal lumrah pada era modern ini.

Berbagai aplikasi pesan instan baik menggunakan email, Facebook Messenger, BlackBerry Messenger, Whatsapp serta aplikasi lainnya banyak tersedia, terutama pada smartphone yang berbasis Android. 

Namun, Anda juga perlu waspada maupun memiliki rasa curiga saat sedang melakukan aktifitas chat menggunakan medsos dengan orang lain. Sebab, pengguna kerap mendapatkan maupun mengirimkan pesan berupa dokumen maupun link atau tautan yang memancing rasa penasaran.

Sebagai contoh, seorang peretas memanfaatkan layanan pesan instan untuk mengirim malware yang bertujuan mencuri data perbankan, data pribadi di ponsel, juga kode PIN. Dalam aksinya, mereka telah menyisipkan malware pada pesan berupa dokumen maupun tautan yang mengarah ke sebuah situs palsu. 

Saat kita penasaran dan membuka pesan tersebut, peretas biasanya meminta data pribadi dalam situs palsu dengan berbagai macam cara, seperti halnya iming-iming hadiah, ancaman memperbaharui password agar tidak diblokir maupun cara jahat lainnya. Setelah kita masuk, data kita diretas, smartphone tiba-tiba rusak maupun terjadi kejanggalan lainnya.

Sebagai langkah antisipasi, Anda juga harus hati-hati dan cermat terhadap isi pesan yang dikirim oleh teman maupun orang yang belum di kenal menggunakan aplikasi pemidai atau keamanan untuk perangkat mobile. Sebagai contoh, situs asli dari Yahoo bertuliskan https://www.yahoo.com/.  Jika Anda mendapatkan pesan bertuliskan www.yahoo.com tanpa tambahan tanda “/” di akhir alamat, maka perlu waspada, artinya kemungkinan Anda diarahkan ke alamat yang salah atau palsu.

Contoh lainnya, situs asli telkomsel berformat www.telkomsel.com/. Jika anda mendapatkan pesan seperti http://promohadiahtelkomsel.blogspot.co.id/, maka, sekali lagi, Anda perlu cermat. Sebab, penipuan mengintai Anda.

Sebagai prinsip sederhana mengetahui situs yang aman, awalan situs dengan awalan “https://” menjadi salah satu indikator situs tersebut sehat dan aman. Selain itu, cara sederhana lainnya adalah Anda bisa melakukan uji coba dengan memasukan password palsu. Jika login Anda tampak berhasil, kemungkinan besar situs tersebut palsu.

Selain itu, gunakan keamanan akun medsos Anda dengan notifikasi melalui nomor telepon saat melakukan login. Hal tersebut guna mengantisipasi dari orang lain yang mengakses akun kita. Saat login dari perangkat berbeda, nantinya kita akan mendapatkan pemberitahuan bahwa akun tengah diakses oleh perangkat lain. (Muhafid/R6/HR-Online)