Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaBerita PangandaranDilaporkan Penipuan CPNS, Oknum Camat di Pangandaran Dipolisikan

Dilaporkan Penipuan CPNS, Oknum Camat di Pangandaran Dipolisikan

Penipuan CPNS Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Polsek Pangandaran menerima pengaduan kasus penipuan percaloan penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat di lingkungan Pemkab Pangandaran. Oknum pejabat tersebut diketahui berinisial K yang kini menjabat sebagai camat di salah satu kecamatan.

Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi, membenarkan pihaknya menerima pengaduan tersebut. Dia mengatakan, pihaknya pun sudah memeriksa para korban dan saksi, termasuk memeriksa oknum camat berinisial K tersebut.

“Setelah memeriksa pelapor dan terlapor, ternyata kedua belah pihak posisinya korban. Karena uang yang diserahkan korban kepada camat berinisial K disetorkan lagi ke salah seorang berinisial Riz. Nah, menurut keterangan camat berinisial K, orang yang berinisial Riz ini seorang PNS di salah satu kantor kementerian di Jakarta,” ujarnya, kepada Koran HR, Selasa (10/01/2017)

Suyadi mengatakan, karena uang yang diterima oknum camat tersebut bentuknya uang titipan, maka dia dengan sukarela mengembalikan uang sebesar Rp. 80 juta kepada korban berinisial Ra.

“Karena dikwitansinya tertulis titipan, maka camat ini mau tidak mau harus mengembalikan. Dan dia ternyata bertanggungjawab, meski sebenarnya uang yang diterima sebelummya sudah diserahkan ke salah satu PNS pusat berinisial Riz,” ujarnya.

Suyadi menambahkan, karena kedua belah pihak sama-sama menjadi korban dan uangnya sudah dikembalikan oleh oknum K kepada korban pertama, maka sesuai kesepakatan mediasi, mereka memilih tidak melanjutkan perkara tersebut.

“Mudah-mudahan saja tidak ada korban lagi. Dalam masalah ini ternyata kedua dua belah pihak memilih jalan mediasi,”katanya.

Sebelumnya, salah satu LBH di Pangandaran yang bertindak sebagai pendamping para korban penipuan CPNS melaporkan salah seorang camat berinisial K ke Polsek Pangandaran, Jum’at (06/01/2017). Dalam laporannya, diketahui terdapat 7 korban dalam kasus penipuan tersebut. (Mad/Koran-HR)