Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita PangandaranWarga Maruyungsari Pangandaran Berharap Jembatan Perbatasan Segera Dibangun

Warga Maruyungsari Pangandaran Berharap Jembatan Perbatasan Segera Dibangun

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Warga Desa Maruyungsari mempertanyakan kapan akan terwujudnya jambatan penghubung antara Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat dengan Desa Tambakreja, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang rencananya akan dibangung di atas Sungai Citanduy.

Pasalnya, keberadan jambatan itu sangat dibutuhkan oleh warga di kedua wilayah tersebut. Setiap harinya jalur penyeberangan yang ada di wilayah Desa Maruyungsari, cukup ramai. Selama ini warga yang akan menyeberang, baik dari wilayah Jawa Barat ke Jawa Tengah maupun sebaliknya, masih menggunakan perahu atau rakit.

Kepala Dusun Mekarsari, Desa Maruyungsari, Kasim, mengatakan, warga dari dua wilayah itu sangat mengharapkan jambatan lintas perbatasan segera dibangun. Terlebih warga dari wilayah Desa Maruyungsari dan sekitarnya banyak yang sekolah dan bekerja di wilayah Kabupaten Cilacap.

“Warga dari Desa Tambakreja dan sekitarnya juga sama, banyak yang sekolah, berdagang dan bekerja di wilayah Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat,” kata Kasim, saat ditemui HR Online, Selasa (17/01/2017).

Senada diungkapkan Dede Rahwan, salah seorang tokoh masyarakat Desa Maruyungsari, bahwa jambatan lintas perbatasan sangat diperlukan. Untuk itu, dirinya mengingatkan Pemerintah Kabupaten Pangandaran, terkait rencana pembangunan jembatan perbatasan lintas provinsi tersebut.

“Harus diingatkan lagi, takutnya Pemerintah Kabupaten Pangandaran lupa tentang perencanaan pembangunan jambatan perbatasan lintas provinsi itu. Sebab sampai sekarang juga belum ada kabar beritanya yang pasti, kapan akan dilaksanakan pembangunannya,” ujar Dede.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Maruyungsari, Turino, mengatakan, rencana pembangunan jambatan lintas perbatasan yang ada di wilayah Desa Maruyungsari memang sudah lama direncanakan, yakni sejak Pangandaran masih gabung dengan Kabupaten Ciamis.

“Tapi sayang sampai sekarang belum juga terwujud. Padahal untuk lokasinya sudah beberapa kali disurvey, baik oleh Pemkab Pangandaran maupun Pemkab Cilacap. Bahkan waktu Pangandaran masih gabung dengan Kabupaten Ciamis juga lokasi untuk dibangunnya jambatan tersebut sudah sering disurvey oleh Pemkab Ciamis,” ungkapnya.

Sebagai Kepala Desa Maruyungsari, Turino juga berharap pembangunan jambatan tersebut bisa segera dilaksanakan. Karena memang sangat dibutuhkan guna menunjang kelancaran aktifitas perekonomian warganya.

“Banyak warga yang nanya kepada saya begini, pa kuwu kapan jambatan mau dibangun, sampai sekarang belum dibangun-bangun, apa cuma “ngabebenjokeun wungkul.” Jadi saya suka bingung menjawab pertanyaan-pertanyan seperti itu,” pungkas Turino. (Andri/R3/HR-Online)