Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita CiamisPembangunan Jalur Alternatif Sindangkasih Ciamis Tahun Ini Diselesaikan

Pembangunan Jalur Alternatif Sindangkasih Ciamis Tahun Ini Diselesaikan

Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin, saat menyampaikan agenda pembangunan jalur alternatif Sindangkasih, di hadapan masyarakat Desa Wanasigra, Senin (13/02/2017). Photo : Deni Supendi/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis tahun ini berencana menyelesaikan agenda pembangunan infrastruktur jalan kabupaten di wilayah Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin, saat memberikan sambutan pada acara Laporan Kegiatan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun 2016 dan Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Tahun 2017, Yayasan Nurul Anwar, di Desa Wanasigra, Senin (14/02/2017), menegaskan hal itu.

“Doakan saja, mudah-mudahan tahun ini, kelanjutan pembangunan jalan di Desa Wanasigra dapat segera kita realisasikan,” tandasnya.

Iing mengakui, selama ini jalan yang melintas di wilayah Desa Wanasigra, merupakan jalur alternatif saat terjadi kemacetan di jalur nasional Ciamis-Tasikmalaya. Pasalnya, jalan yang melintasi Desa Wanasigra merupakan jalur yang menghubungkan Sindangkasih ke makam pahlawan atau jalur lingkar Kecamatan Ciamis.

“Kedepan, kita juga akan pikirkan soal agenda pembangunan jalan alternatif, yang dimulai dari Terminal Sindangkasih sampai ke Makam Pahlawan Ciamis. Minimal, dalam waktu dekat ini kita selesaikan dulu pembangunan jalan sampai kawasan PO Merdeka,” katanya.

Pada kesempatan itu, Iing juga menyampaikan, selama dua tahun dirinya menjabat sebagai Bupati Ciamis, pemerintah sudah berhasil merealisasikan pembangunan jalan kabupaten sepanjang 120 kilometer.

“Dengan itu, saya berasumsi, jika perekonomian berjalan normal, maka di akhir masa kepemimpinan saya nanti, pemerintah bisa menyelesaikan agenda pembangunan jalan kabupaten (hotmik) bisa selesai sampai 400an kilometer,” katanya.

Untuk itu, Iing meminta masyarakat tidak merasa khawatir, karena pemerintah masih memiliki waktu sebanyak tiga tahun anggaran lagi untuk merealisasikan serta menyelesaikan agenda pembangunan infratruktur jalan. (Deni/Koran-HR)