Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita BanjarSoal Iuran Siswa di Banjar, Ini Kata Pihak Sekolah

Soal Iuran Siswa di Banjar, Ini Kata Pihak Sekolah

Photo: Ilustrasi net/Ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kepala MTs Negeri 2 Banjar, Agus Dayusman, melalui Wakasek Kurikulum, Endang Ismail, membantah adanya pungutan. Namun, diakuinya memang ada iuran bagi kelas IX yang akan mengikuti UN, yakni untuk biaya perpisahan sekaligus kenaikan kelas.

“Kami akui memang ada iuran untuk kepentingan siswa sendiri, yaitu bagi kelas IX yang akan mengikuti UN, untuk biaya perpisahan sekaligus kenaikan kelas. Tapi itu bukan pungutan dan kita merasa tak memungutnya. Istilahnya itu sebatas infak dari orang tua,” kata Endang.

Dia menjelaskan, iuran biaya perpisahan sebesar Rp.300 ribu itu berdasarkan rapat orang tua bersama komite. Pihak sekolah sendiri tidak mengarahkan, apalagi acara demikian tak diwajibkan.

Tapi karena sudah menjadi acara kebiasaan yang digelar setiap tahun, sehingga mendapat persetujuan dari orang tua dan disanggupinya biaya tersebut. Terlebih usul para orang tua siswa yang menginginkan agar perpisahan anaknya digelar sedkit meriah, seperti halnya tahun sebelumnya.

“Jadi itu tidak ada masalah. Lagian biaya sebesar itu juga untuk biaya pengayaan atau latihan UN siswa,” ujarnya.

Meski disepakati Rp.300 ribu, kata Endang, pihak sekolah menekankan biaya wajibnya itu hanya sebesar Rp.65 ribu per siswa yang nantinya akan digunakan untuk photo dan sampul ijazah.

Jika tidak terkumpul sepenuhnya Rp.300 dari setiap siswa, maka sekolah akan mengadakan acara perpisahan dan kenaikan kelas seadanya atau sekemampuannya atas hasil infak orang tua siswa.

“Jadi saya kira sekolah memperhatikan betul aturan baru tersebut yang mesti diterapkan. Intinya, sampai saat ini kita tak melakukan pungutan apa pun,” tandas Endang. (Nanks/Koran HR)