Limbah Medis Kerap Ditemukan di TPA Handapherang Ciamis

Pemulung yang sering menemukan sampah medis berada di tumpukan sampah di sekitar TPA. Foto: Heri/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Limbah peralatan medis dan sisa obat-obatan yang tergolong dalam Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) seringkali ditemukan oleh pemulung di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Pemulung yang enggan disebutkan namanya, ketika ditemui Koran HR, Selasa (22/08/2017) lalu, mengaku sering menemukan sampah medis berada di tumpukan sampah di sekitar TPA. Limbah medis itu diantaranya seperti jarum suntik, selang infus, botol infus dan botol obat-obatan.

“Saya tidak tahu dari mana asal sampah itu. Yang saya tahu itu sudah ada di tumpukan sampah. Bukan kali ini saja kami (pemulung) menemukan limbah medis. Kami tidak tahu kalau limbah itu berbahaya. Kami hanya memungut dan menjualnya ke pengepul,” katanya.

Kepala Bidang Pertamanan dan Kebersihan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, Bayu Rakhmana, ketika ditemui Koran HR, Selasa (22/03/2017) lalu, membenarkan keberadaan limbah medis tersebut. 

Bayu menjelaskan, limbah medis baik dari rumah sakit ataupun Puskesmas dilarang keras dibuang ke TPA karena mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Sesuai Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008, peralatan medis merupakan sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B, ) sehingga harus dibuang di tempat khusus.

“Menindaklanjuti temuan sampah medis di sekitar TPA, kami akan melakukan kordinasi terlebih dahulu dengan Dinas kesehatan dan Pihak Rumah Sakit,” ujarnya. (Heri/Koran HR)

Loading...