Pencairan DD Tahap I Tahun 2017, Pemdes Cibeureum Banjar Realisasikan Bidang Fisik & Non Fisik

Sekretaris Desa Cibeureum, Asep Yedi Mulyana, menunjukkan pembangunan Posyandu di RT.03, RW.01, Dusun Cijambu. Foto: Eva/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, saat ini tengah merealisasikan sejumlah kegiatan fisik maupun non fisik yang didanai dari Dana Desa (DD) tahap I tahun 2017.

Kepala Desa Cibeureum, Yayan Sukirlan, melalui sekretaris desanya, Asep Yedi Mulyana, mengatakan, untuk kegiatan bidang infrastruktur yang sedang dilaksanakan diantaranya pembangunan dua unit Posyandu, yakni di Dusun Cijambu dan Dusun Cipantaran.

“Lahan yang digunakan kedua bangunan Posyandu itu merupakan tanah hibah dari masyarakat. Alhamdulillah, itu merupakan salah satu bentuk partisipasi swadaya dari masyarakat yang dengan suka rela menghibahkan tanahnya. Adapun ukuran bangunan kedua Posyandu tersebut adalah 6 x 8 meter,” terang Asep, kepada Koran HR, Selasa (01/08/2017) lalu.

Kegiatan bidang fisik lainnya yaitu pembangunan drainase di empat dusun, yakni di Dusun Cijambu, Dusun Babakan, Dusun Pasirnagara dan di Dusun Cipantaran, dengan total panjang drainase mencapai 830 meter.

Asep menjelaskan, bahwa pengerjaan pembangunan Posyandu maupun drainase yang saat ini sedang berjalan, progresnya sudah mencapai sekitar 60 persenan. Pihaknya pun berharap kegiatan pembangunan di Desa Cibeureum bisa berjalan lancar sesuai rencana.

Selain itu, pemerintah desa juga mengalokasikan DD tahap I untuk pemeliharaan air bersih skala desa melalui pembuatan bak penampungan sumber mata air yang lokasinya di Dusun Cibodas. Kemudian, pembuatan plat deker dengan total panjang 51 meter yang tersebar di wilayah Desa Cibeureum.

“Kegiatan tersebut saat ini sedang berjalan dan dikerjakan secara swadaya. Untuk tenaga kerja kondusif, tidak ada dari luar Cibeureum, karena di desa kami ini masyarakatnya banyak yang bekerja sebagai tukang bangunan, jadi tentu saja kita libatkan,” ujarnya.

Asep menambahkan, DD tahap I juga digunakan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan-pelatihan. Diantaranya peningkatan kapasitas kelompok tani, peningkatan kapasitas kpemuda Karang Taruna Desa, Kader PKK, dan RT/RW, serta pemberian bantuan sosial bagi anak sekolah dari keluarga tidak mampu sebanyak 25 orang. Untuk kegiatan non fisik tersebut semuanya telah dilaksanakan. (Eva/Koran HR)

Loading...