Sudah beberapa hari ini fasilitas traffic light di jalan perempatan Garuda, Kota Banjar, tidak berfungsi, sehingga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Photo: Hermanto/HR.
Beirta Banjar, (harapanrakyat.com),-
Fasilitas traffic light di jalan perempatan Garuda, Kota Banjar, sudah beberapa hari ini rusak (padam). Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan nantinya membahayakan para pengendara, karena arus lalu-lintas di jalan tersebut setiap harinya cukup padat.
Seperti diungkapkan Irman (35), salah seorang warga Purwaharja, kepada Koran HR, Senin (31/07/2017) malam lalu. Menurutnya, dengan rusaknya traffic light ini membuat para pengguna jalan atau pengendara kebingungan saat akan melintas.
Hal serupa dikatakan Yayan (38), seorang pengendara motor. Ia mengaku beberapa kali nyaris mengalami kecelakaan semenjak traffic light padam. Karena, selain volume kendaraan cukup padat, juga terkadang kendaraaan yang datang dari empat arah itu melaju kencang.
“Kurang lebih sudah tiga hari ini traffic light padam, dan saya pun pernah hampir tabrakan saat melintas di jalan perempatan ini,” ujar Yayan.
Warga lainnya, Arif (47), mengatakan, yang paling bahaya jika pada pagi hari, terutama saat para orang tua mengantar anaknya ke sekolah. Menurut Arif, pada jam-jam tersebut biasanya kendaraan melaju seperti terburu-buru, sehingga sering nyaris terjadi tabrakan antar pengendara.
“Kami sebagai warga memohon kepada Dinas Perhubungan untuk segera memperbaiki traffic light yang rusak ini. Jangan sampai menunggu ada korban dulu,” harap Arif.
Di tempat terpisah, Kasi Keselamatan Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Banjar, Kristianto, membenarkan, bahwa traffic light di persimpangan Garuda rusak. Menurutnya, traffic light tersebut rusak akibat terjadi korsleting listrik.
“Memang benar, traffic light itu rusak karena terbakar. Namun, kami akan segera memperbaikinya,” singkatnya. (Hermanto/Koran HR)