Minggu, Mei 22, 2022
BerandaBerita PangandaranBegini Cara Kepedulian Gempar Pangandaran Hijaukan Hutan yang Rusak

Begini Cara Kepedulian Gempar Pangandaran Hijaukan Hutan yang Rusak

Gerakan Masyarakat Parahyangan (Gempar) melaksanakan penanaman 1.000 pohon di lereng Gunung Singkup dan di puncak Gunung Parang, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. Photo: Aceng/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Dalam rangka Milangkala Kabupaten Pangandaran yang ke-5, Gerakan Masyarakat Parahyangan (Gempar) melaksanakan penanaman 1.000 pohon di lereng Gunung Singkup, Desa Bojongkondang, dan di puncak Gunung Parang, Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2017).

Kegiatan penanaman pohon yang diikuti sebanyak 200 orang itu dipimpin langsung oleh Ketua Gempar, Kunkun, dan kordinator kegiatan, Anton Rahanto.

“Kami dari Gerakan Masyarakat Parahyangan mengadakan penanaman 1.000 pohon yang berlokasi di lereng Gunung Singkup dan Puncak Gunung Parang ini bertujuan guna menghijaukan kembali hutan yang dianggap harus. Karena diyakini bencana yang terjadi kemarin diakibatkan hutan di Langkaplancar dan Cigugur sudah rusak,” kata Kunkun, kepada HR Online, disela-sela kegiatannya.

Sementara itu, Korlap Gempar, Anton Rahanto, menambahkan, pihaknya melakukan penanaman pohon di dua titik sebagi bentuk bela sungkaw terhadap bencana yang terjadi di Kabupaten Pangandaran.

“Sudah saatnya semua pihak peduli terhadap alam, dan diharapkan tidak terjadi lagi bencana. Jika bencana kemarin sudah sukup menampar muka, maka kini saatnya kita memperbaiki alam. Kami menanam 1.000 benih pohon ini didapat dari swadaya masyarakat Langkaplancar. Kami juga menghimbau bahwa bencana itu jangan dijadikan ajang pidato, tapi harus dijadikan ajang tapakur,” tandasnya. (Cenk/R3/HR-Online)

- Advertisment -