Selasa, Mei 17, 2022
BerandaBerita PangandaranDi Pangandaran, Warga Diminta Jangan Bercocok Tanam di Tanggul

Di Pangandaran, Warga Diminta Jangan Bercocok Tanam di Tanggul

Tanggul yang digunakan masyarakat untuk bercocok tanam di lokasi yang berdiri plang larangan. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Keberadaan tanggul yang berada di pinggir sungai masih dimanfaatkan sebagian warga untuk bercocok tanam. Padahal, tanggul yang seharusnya menjadi benteng dari sungai agar air tidak meluap dilarang dimanfaatkan oleh siapapun dan bentuk apapun.

Kepala Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Kursin Kusnaedi, mengatakan, dirinya merasa gerah dengan adanya pemanfaatan tanggul untuk bercocok tanam atau bentuk apapun oleh sebagian warganya. Sebab, aktifitas tersebut akan mempersempit tanggul dan mengancam lokasi yang ada di sekitarnya.

“Sampai yang ada plang larangan sekalipun, warga tetap bersikeras bercocok tanam. Jadi percuma saja dipasang plang peringatan yang jelas terpampang Undang-undangnya jika tidak ada tindakan tegas dari pihak yang berwenang. Padahal, aktifitas itu membuat tanggul semakin kecil karena rumput penahan tanah tidak ada lantaran terbawa arus air sungai,” tegasnya kepada Koran HR, Selasa (03/10/2017) lalu.

Kursin mengaku, hingga saat ini pihak berwenang belum mengambil tindakan tegas berdasarkan Undang-undang tersebut. Ia meminta, pihak berwenang segera memanggil warga yang memanfaatkan tanggul untuk bercocok tanam untuk memberikan efek jera.

“Kalau orang yang tidak tahu pasti menyalahkannya ke desa, katanya tidak tegas. Padahal, dari pemerintah desa sudah melakukan peringatan, bahkan pemebersihan. Akan tetapi masyarakat tetap tidak kapok. Saya harap pihak berwenang turun tangan dan segera menindaklanjutinya demi keselamatan kita semua,” pungkasnya. (Mad/R6/Koran HR)

- Advertisment -