Jumat, Juli 1, 2022
BerandaArtikelHati-hati, Kurang Piknik Bisa Picu Masalah Kejiwaan

Hati-hati, Kurang Piknik Bisa Picu Masalah Kejiwaan

Berita Kesehatan, (harapanrakyat.com),- Terlalu asik bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengejar karier, menabung, dan lain-lain, bisa membuat Anda lupa akan pentingnya rekreasi.

Bekerja memang penting, tapi tahukan Anda bahwa kurang piknik dan aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kejiwaan, depresi, obesitas, serta penurunan fungsi kognitif otak.

Dikutip dari Klikdokter.com, aktif secara fisik dan rutin melakukan rekreasi akan mampu mengurangi risiko penyakit-penyakit kronik seperti depresi, Alzheimer, diabetes, hipertensi, osteoporosis, dan jantung.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan Curtin University, Australia, rekreasi dan olahraga mampu menurunkan stres psikologis sebesar 34 persen jika hal itu dilakukan 1-3 kali dalam seminggu, dan 46 persen kalau dilakukan lebih dari 4 kali seminggu. Mereka yang rutin melakukan rekreasi dan olahraga terbukti dapat menjalani hidup dengan rileks juga lebih sehat.

Studi lainnya di Amerika Serikat oleh Mayo Clinic, menyebutkan, orang yang bergabung dalam suatu kelompok atau komunitas dan rutin melakukan kegiatan rekreasi mampu menurunkan efek stres. Hal ini tentunya berdampak pula pada prilaku.

Kemudian, menurut Australian Institute of Criminology, partisipasi dalam suatu kegiatan komunitas yang positif secara signifikan juga mampu menurunkan angka kriminalitas. Karena, aktivitas rekreasi bisa membuat partisipan memiliki gambar diri yang lebih baik, sekaligus akan memperoleh kepuasaan.

Selain itu, peningkatan kualitas hidup juga bisa diraih, seperti meningkatnya kepercayaan diri, serta cenderung memiliki karakter dan spiritualitas yang lebih baik. Aktivitas rekreasi pun bisa membuat Anda lebih mampu mengatasi permasalahan dalam pekerjaan.

Namun, jika Anda kurang piknik, kesehatan tubuh dan jiwa mungkin saja terganggu. Untuk itu, sesibuk apapun Anda sangat disarankan untuk bisa menyempatkan diri melakukan rekreasi, setidaknya dalam seminggu dilakukan satu kali.

Rekreasi atau liburan tidak harus pergi ke luar negeri atau ke luar kota, Anda cukup meluangkan waktu untuk berjalan santai, berolahraga di taman kota, atau piknik di akhir pekan. (Eva/R3/HR-Online)

- Advertisment -