Rabu, Mei 25, 2022
BerandaBerita TerbaruHati-hati! Situs Porno Ini Menyebarkan Virus Berbahaya

Hati-hati! Situs Porno Ini Menyebarkan Virus Berbahaya

Ilustrasi. Foto : net/ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Meski situs dewasa atau porno sudah banyak yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi, namun ternyata masih banyak juga yang bisa menonton film dewasa di website.

Dari pengamatan HR Online, mereka yang sering membuka atau mengakses situs porno meski diblokir yaitu dengan menggunakan VPN atau Virtual Private Network. VPN ini akan merubah IP kita ke IP luar negeri yang tidak memblokir situs dewasa ini.

Namun kali ini HR Online tidak akan membahas bagaimana cara menggunakan VPN. Akan tetapi membahas tentang bahayanya mengakses situs porno itu pun jika Anda sudah berhasil mengakses situs dewasa dengan atau tanpa VPN.

Sebagai contoh, situs dewasa yang paling terkenal dan paling sering dikunjungi di dunia dengan peringkat Alexa 23 yaitu Pornhub.

Dikutip dari ProofPoint, situs Pornhub yang semua berisi konten dewasa atau tidak cocok untuk anak di bawah umur, ternyata masuk dalam kategori bahaya. Informasi dari yang sudah pernah mengakses situs ini, ada virus di dalamnya.

Menurut pakar keamanan PC dari cybersecurity Proofpoint, virus berbahaya ini bernama Malvertising, yang dimanfaatkan oleh grup hacker KoveCoreG untuk menyebarkan virus.

Sebenarnya virus serupa juga pernah disebarkan, namun saat ini virus tersebut lebih ganas dari sebelumnya. Sampai saat ini, yang terkena Malvertising mencapai jutaan pengguna internet, seperti di Inggris, Kanada, Amerika Serikat, dan Australia.

Modus dari penyebaran virus yang hanya menyebar di Widows ini yaitu dengan menyebarkan pemberitahuan atau iklan palsu untuk memperbaharui browser seperti Firefox, Google Chrome dan Microsoft Edge/Internet Explorer.

Untuk di Firefox dan Google Chrome, iklan palsu ini akan mengeluarkan jendela atau tab baru yang berisi diharuskan untuk memperbaharui peramban/browser. Sementara di Internet Explorer atau Microsoft Edge iklan itu berupa pembaruan Flash palsu.

Jadi, jika komputer Anda tidak ingin terkena virus sebaiknya mulai dari sekarang jangan mengakses situs tersebut. (Adi/R5/HR-Online)

- Advertisment -