Minggu, Mei 29, 2022
BerandaBerita PangandaranHotel & Restauran Belum Bayar Pajak, Pemda Pangandaran Lakukan Ini

Hotel & Restauran Belum Bayar Pajak, Pemda Pangandaran Lakukan Ini

Tim Intensifikasi, Ekstentifikasi Pajak Hotel dan Restoran, bersama petugas Satpol PP Kabupaten Pangandaran memasang baligho sebagai peringatan kedua di salah satu hotel di kawasan Pantai Barat Pangandaran. Photo: Madlani/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran, memberikan surat peringatan yang kedua kepada pemilik hotel yang belum melaporkan dan membayar pajak hotel sesuai dengan yang sebenarnya.

Surat peringatan Nomor : 973/603/BPKD/20l7, dengan dasar hukum Peraturan Daerah Kabupaten Pangandaran Nomor : 45 Tahun 2016 tentang Pajak Hotel, BAB XVII Ketentuan Pidana Pasal 39. [Baca berita terkait; 13 Hotel & 1 Restauran di Pangandaran Belum Bayar Pajak].

Koordinator Tim Intensifikasi, Ekstentifikasi Pajak Hotel dan Restoran, yang juga Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran, Apip Winayadi, mengatakan, saat ini baru 13 hotel dan 1 restoran yang tidak melaporkan keuangan pajaknya dengan sebenarnya, dan langsung diberikan peringatan yang kedua.

“Ada kemungkinan jumlahnya bertambah, juga bisa berkurang, tergantung nanti setelah ada peringatan tersebut,” katanya, kepada HR Online, saat melakukan pemasangan baligho peringatan kedua, didampingi Asda 1 dan 3 sebagai Tim Koordinator Pemda di salah satu hotel yang berada di kawasan Pantai Barat Pangandaran, Jum’at (06/10/2017).

Sebelumnya pihaknya pun sudah melakukan langkah-langkah serta upaya pembenahan dari sektor pajak hotel dan restoran. Namun, setelah diberi peringatan pertama masih juga belum ada perbaikan, maka hotel tersebut kembali dipasangi baligho peringatan kedua. Saat ini baru 13 hotel dan 1 restoran yang dipasang baligho peringatan.

Apip juga menegaskan, jika nanti setelah seminggu belum juga ada perbaikan, maka akan diberikan peringatan ketiga. Tapi, pihaknya berharap jangan sampai ada peringatan ketiga.

“Kita lihat saja nanti bagaimana respon dari para pengusaha hotel dan restoran setelah diberikan peringatan. Bila tidak diindahkan, terpaksa nanti kami audit secara paksa atau pencabutan izin usaha, bahkan berujung pidana,” tandasnya.

Tim Intensifikasi, Ekstentifikasi Pajak Hotel dan Restoran Kabupaten Pangandaran melakukan pemasangan baligho peringatan kedua di beberapa hotel dan restoran yang belum melaksanakan pelaporan keuangannya dengan sesuai keadaan yang sebenarnya. (Madlani/R3/HR-Online)

- Advertisment -