Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaBerita PangandaranJaga Kelestarian Laut, Pangandaran Dapat Bantuan Rp. 15 Miliar

Jaga Kelestarian Laut, Pangandaran Dapat Bantuan Rp. 15 Miliar

Bupati Pangandaran saat menerima bantuan secara sombolis dari KKP RI dalam acara Masyarakat Cinta Laut 2017. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kementrian, Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut menggelar acara Masyarakat Cinta Laut 2017 dengan kegiatan Jambore Pesisir yang berlangsung di Bumi Perkemahan Lokabina Pamugaran Pangandaran. Acara yang pertama kali di Pangandaran itu diikuti sekitar 400 peserta.

Udin, Deputi Humas KKP RI mengatakan, kegiatan yang berlangsung sejak 15 hingga 17 Oktober 2017 itu melibatkan para pelajar dan masyarakat dari lima desa yang ada di Kecamatan Pangandaran.

“Dalam kegiatan ini para peserta dibekali ilmu bagaimana tata cara pemeliharaan laut serta ilmu lainnya dari para narasumber yang kompeten,” katanya kepada Koran HR, Senin (16/10/2017).

Sementara itu, Aryo Hanggono Dea Sam, Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut KKP RI, mengatakan, jambore pesisir tersebut merupakan wahana bagi generasi muda serta masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan pengalaman sekaligus mempraktekkan langsung pelestarian ekosistem laut.

“Penanggulangan pencemaran dan mitigasi bencana serta pengetahuan tentang adaptasi dari perubahan iklim juga kita berikan kepada peserta. Kegiatan yang juga disebut gita laut ini merupakan rangkaian kegiatan komitmen Indonesia dalam perhelatan Our Ocean Conference  2018 mendatang yang akan diselengarakan di Bali,” jelasnya.

Aryo menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan para peserta bisa tumbuh rasa memiliki dan kepedulian terhadap kelestarian laut. Hal itu selaras dengan visi dan misi KKP dalam mewujudkan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia yang mandiri, maju, kuat yang berbasis kepentingan nasional yang berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati H. Adang Hadari, mengajak masyarakat untuk menjaga keutuhan laut. Khusus kepada nelayan, ia meminta untuk mentaati peraturan sebagaimana yang diterbitkan KKP RI.

“Sudah jelas Menteri Susi asal Pangandaran menegaskan untuk tidak ragu-ragu lagi memberantas illegal fishing. Bahkan tidak tanggung-tanggung, menghancurkan kapal penangkap ikan yang illegal dan saya sangat setuju itu,” tegasnya.

Jeje menambahkan, dalam kegiatan gita laut tersebut pihaknya mendapatkan bantuan sebesar Rp. 800 juta dari dana CSR. Selain itu, KKP RI juga memberikan bantuan kepada Pangandaran dengan total sekitar Rp. 15 miliar.

“Dengan kegiatan pertama kali ini mudah-mudahan jadi berkah untuk Pangandaran, khususnya generasi muda demi menjaga kelestarian dankebersihan laut kita,” pungkasnya. (Ntang/R6/Koran HR)

- Advertisment -