Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaBerita BanjarJaga Stabilitas Harga, Bulog Miliki 238 RPK

Jaga Stabilitas Harga, Bulog Miliki 238 RPK

Kepala Seksi Komersial Bulog Sub Divre Ciamis, Yeni, menunjukan komoditi pangan pada outlet RPK di kantornya. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Ciamis, terus mengembangkan program Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai strategi menstabilkan harga pangan, sekaligus memperluas segmen bisnis ritel dengan membuka kemitraan usaha berbasis kerakyatan.

Dari target 1.119 unit, kini Bulog Sub Divre Ciamis telah miliki 238 RPK yang tersebar di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten/Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut.

Kepala Bulog Sub Divre Ciamis, Sulais, melalui Kepala Seksi Komersial Bulog Sub Divre Ciamis, Yeni, mengatakan, untuk pengembangan ini pihaknya sedang merambah pembentukan hingga ke pelosok desa.

“Kami menginginkan agar setiap desa/kelurahan memiliki minimal satu RPK yang bisa dikelola lembaga ekonominya, baik itu koperasi atau pun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Tujuannya supaya bisa menjadi pasar alternatif yang mendekatkan antara produsen dengan konsumen yang membutuhkan sejumlah komoditas pangan dengan harga murah,” terang Yeni, kepada Koran HR, Senin (23/10/2017) lalu.

Dia juga menyebutkan, beberapa lembaga ekonomi desa/kelurahan yang sudah menjajaki kemitraan dengan pihaknya yakni dari Kabupaten Ciamis, Kabupaten Garut dan Kabupaten/Kota Tasikmalaya.

“Itu menandakan minat warga untuk menjadi sahabat RPK cukup tinggi. Jadi, Insya Alloh Bulog Ciamis menargetkan punya 1.119 RPK akan tercapai, syukur-syukur di akhir tahun ini,” ucapnya.

Lebih lanjut Yeni menjelaskan, RPK merupakan mitra Bulog yang menjadi mitra gerai penjualan pangan pokok untuk komersial. Di RPK, konsumen atau warga langsung dapat memperolehnya sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Dengan begitu, maka stabilitas harga pangan diharapkan tidak terjadi saat operasi pasar murah saja, tetapi juga melalui RPK yang beroperasi setiap hari.

Program mitra RPK ini untuk jangka panjangnya bisa menjadi mitra dalam pembagian raskin, atau mendukung program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang didistribusikan kepada warga miskin menggunakan kartu.

Syarat menjadi mitra RPK sangat mudah, masyarakat bisa mengajukan ke Bulog dengan membawa KTP, KK dan surat keterangan dari desa/kelurahan setempat. Selain itu, agen juga wajib berbelanja awal Rp.5 juta. Namun, jika modal tak cukup, Bulog fleksibel, artinya bisa kurang dari nilai itu.

Guna pengembangan lini bisnis komersialnya, Bulog mengembangkan nama dengan produk “Kita” untuk semua jenis komoditas yang dijual, termasuk di gerai RPK, diantaranya beras medium Rp.9.650/kg, beras premium Rp.11.000/kg, beras Pandan Wangi Rp.12.000/kg, gula pasir Rp.12.500/kg, bawang putih 17.000/kg, daging sapi beku Rp.80.000/kg, dan minyak goreng “Kita” Rp.12.000/kg. (Nanks/Koran HR)

- Advertisment -