Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaBerita PangandaranKunjungi Pangandaran, Mensos Khofifah Beri Bantuan Korban Bencana

Kunjungi Pangandaran, Mensos Khofifah Beri Bantuan Korban Bencana

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan ke lokasi bencana di Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Bencana alam yang terjadi di Pangandaran pada Sabtu (07/10/2017) lalu menimpa sejumlah lokasi, termasuk paling menggemparkan adanya bencana longsor yang terjadi di Dusun Sangkan Bawang, Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih yang menimbulkan empat korban jiwa melayang setelah tertimbun longsoran material tanah dari tebing.

Musibah alam tersebut langsung mengundang prihatin pemerintah pusat dengan hadirnya Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di lokasi bencana.

Saat berbincang dengan sejumlah awak media, Khofifah mengaku prihatin dengan bencana alam yang terjadi di Pangandaran, apalagi sampai menelan korban jiwa. Bahkan, ia memberikan santunan kematian kepada 4 ahli waris korban di Dusun Sangkan Bawang, Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih sebesar Rp. 15 juta perorang dan Jaminan Hidup (Jadup) sebesar Rp. 900 ribu perjiwa bagi rumah yang mengalami rusak berat dan rusak sedang demi percepatan pelayanan kepada masyarakat.

“Secara pribadi saya sangat prihatin dengan kejadian ini. Pangandaran sebagai daerah wisata yang sangat potensial menghasilkan PAD, sama halnya seperti di Bali. Kemarin di Bali diisukan Gunung Agung meletus, padahal hanya mengalami erupsi. Maka, Gubernur dan jajarannya harus menjelaskan secara gamblang dan objektif, jangan buat berita gaduh untuk menambah masalah, akan tetapi harus cari solusi,” tegasnya saat dimintai keterangan sejumlah awak media di lokasi Dapur Umum Tagana Dinsos di Desa Cikembulan, Selasa (10/10/2017).

Ia menambahkan, Presiden Jokowi meminta dirinya untuk menyampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran bahwa masalah kesehatan, pendidikan dan tempat dalam kondisi ini perlu diutamakan sebagaimana data dari DPKPBD Pangandaran.

Kaitannya dengan informasi hoax bencana di Pangandaran yang menyebar melalui media sosial, Khofifah mengaku sangat menyayangkan hal tersebut. Bukannya membantu, kata ia, jutsru malah menyebarkan informasi bohong yang menyesatkan.

“Itu yang menyebar kan sebenarnya sangat jauh lokasinya, bukan di Pangandaran. Di sini peran media untuk menyampaikan secara objektif dan membangun informasi yang produktif. Saya meminta semua pihak jangan sampai membuat maupun menyebarkan berita bohong atau hoax kepada masyarakat, sebab itu sangat menyesatkan. Ibarat sudah jatuh, tertimpa tangga pula dengan hal yang tidak benar. Jelas saya sangat menyayangkan soal itu,” terangnya. (Mad/Ntang/R6/Koran HR)

- Advertisment -