Jumat, Mei 27, 2022
BerandaBerita PangandaranMeski Diterpa Info Hoax di Medsos, Pangandaran Tetap Ramai Dikunjungi Wisatawan

Meski Diterpa Info Hoax di Medsos, Pangandaran Tetap Ramai Dikunjungi Wisatawan

Antrian kendaraan wisatawan di jalan emplak Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (07/10/2017) tampak padat, meski sempat terjadi kemacetan akibat terjadi longsor di jalur tersebut. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Meski di media sosial beredar foto-foto hoax (kabar tidak benar) yang menggambarkan bencana banjir dan longsor di Kabupaten Pangandaran sangat mencekam, namun ternyata tak berdampak terhadap kunjungan wisatawan. Jalur menuju Pangandaran hingga Sabtu (07/10/2017) malam tadi, masih dipadati kendaraan wisatawan yang akan memanfaatkan waktu liburan akhir pekan.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Haryono, membenarkan arus lalu lintas pada Sabtu (07/10/2017) cukup ramai kendaraan wisatawan. “Wisatawan sudah banyak berdatangan dari kemarin pagi. Di sepanjang jalur menuju Pangandaran pun tidak ada hambatan dan relatif lancar,” ujarnya, Minggu (08/10/2017) pagi.

Berita Terkiat: Foto Hoax Banjir di Pangandaran Jadi Viral di Medsos, Bupati: Itu Sangat Merugikan

Haryono menambahkan, meski terjadi longsor di jalan Emplak Kecamatan Kalipucang atau tepatnya di dekat plang Bumi Nusantara, namun tidak menimbulkan kemacetan kendaraan yang parah. “Memang sempat terjadi macet, tetapi hanya sebentar. Setelah longsoran dibersihkan, arus lalu lintas kembali lancar. Dan hingga tadi malam arus lalu lintas tidak ada hambatan,” katanya.

Bencana banjir pun, lanjut Heryono, tidak sampai mengganggu jalur vital menuju ke objek wisata pantai Pangandaran. “Memang sempat terjadi banjir di depan SPBU Putrapinggan. Tetapi banjir cuma lewat dan tak lama kemudian surut lagi. Kami pun memastikan bahwa wisatawan tak perlu cemas berlibur ke Pangandaran. Karena banjir tak menganggu kawasan wisata,” ujarnya.

Berita Terkait: DPKPBD: Bencana Banjir dan Longsor di Pangandaran Terjadi di 30 Titik

Meski demikian, beberapa objek wisata wahana sungai dan body rafting, dilaporkan ditutup sementara menyusul terjadinya banjir akibat sejumlah sungai di wilayah Pangandaran meluap. Tetapi di kawasan objek wisata pantai tidak terganggu oleh bencana banjir.

Sementara itu, setelah beredarnya foto-foto hoax di media sosial yang mengambarkan bencana banjir dan longsor di Pangandaran sangat mencekam, sempat membuat pelaku parawisata khawatir akan terjadinya penurunan wisatawan pada liburan akhir pekan ini. Namun, kekhawatiran itu tidak terbukti, karena wisatawan ternyata tak terpengaruh oleh berita hoax tersebut. (Mad/R2/HR-Online)

Berita Terkait

Warga Sidamulih Pangandaran Bersihkan Rumah Akibat Banjir

Hati-hati! Ini Foto-Foto Hoax Bencana di Pangandaran yang Menyebar di Medsos

Pangandaran Diterjang Banjir & Longsor, Belum Ada Keterangan Resmi Pejabat

4 Lokasi Longsor di Kalijati Pangandaran Tutup Akses Jalan

- Advertisment -