Minggu, Mei 29, 2022
BerandaBerita BanjarMusim Hujan, BPBD Banjar Himbau Masyarakat Waspada Bencana Alam

Musim Hujan, BPBD Banjar Himbau Masyarakat Waspada Bencana Alam

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Yayan Herdiaman. Foto: Dokumentasi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana banjir dan longsor di berbagai lokasi, terutama di titik rawan bencana.

Menurut Kepala BPBD Kota Banjar, Yayan Herdiaman, meski beberapa hari terakhir di wilayah Banjar diguyur hujan, namun hingga saat ini belum ada laporan terdampak banjir di semua desa. Meski begitu, ia mengakui mendapatkan laporan adanya luapan air dari anak sungai di beberapa desa dan kelurahan yang mana tidak berlangsung lama.

“Kami dari BPBD Kota Banjar akan tetap siaga penuh dalam menghadapi musim hujan sekarang ini,” katanya kepada HR Online saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (07/10/2017).

Ia menambahkan, kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman bencana alam tersebut menyusul intensitas hujan yang cukup tinggi, terutama yang tinggal di daerah dataran rendah maupun yang berlokasi di bantaran sungai serta yang berada di sekitar perbukitan.

“Kita harus siap siaga agar berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan bisa diminimalisir, terutama korban jiwa,” tegasnya lagi.

Yayan mengungkapkan, hampir seluruh wilayah di Kota Banjar rawan terhadap bencana alam, seperti Kecamatan Banjar meliputi Desa Balokang, Desa Jajawar, Desa Cibeureum, Desa Neglasari, dan Kelurahan Situbatu yang mempunyai potensi banjir, pergerakan tanah dan longsor.

“Untuk Kecamatan Purwaharja, meliputi Kelurahan Purwaharja, Kelurahan Karangpanimbal, Desa Raharja Potensi banjir, pergerakan tanah dan longsor. Untuk Kecamatan Pataruman sendiri meliputi Desa Binangun, Desa Batulawang, Desa karyamukti, Desa Mulyasari yang memiliki Potensi banjir, pergerakan tanah dan longsor. Sedangkan Kecamatan Langgensari yang meliputi antara lain Desa Rejasari dan Desa Waringinsari yang memiliki potensi banjir,” pungkasnya. (Tsabit/R6/HR-Online)

- Advertisment -