Kamis, Mei 26, 2022
BerandaBerita BanjarPemdes Waringinsari Banjar, Realisasi ADD & DBH Tahap II Capai 75 Persen

Pemdes Waringinsari Banjar, Realisasi ADD & DBH Tahap II Capai 75 Persen

Salah satu hasil kegiatan tahap II Alokasi Dana Desa (ADD) berupa pengaspalan Jalan Jagapati. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Realisasi kegiatan dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Bagi Hasil di Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, tahap II mencapai 75 persen. Anggaran yang diterima tahap II ini jumlahnya sekitar Rp.1,13 miliar. Sementara, untuk Dana Desa (DD) tahap II diperkirakan cair dalam minggu ini.

Hal itu dikatakan Kepala Desa Waringinsari, Misbahudin, kepada Koran HR, Selasa (03/10/2017) lalu. Dia juga menyebutkan, sejumlah pencairan tahap II itu untuk membiayai pembangunan fisik berupa pengaspalan Jalan Jagapati sepanjang 600 meter, yang berlokasi di Dusun Purwodadi, RT.09 dan RT.03. Termasuk pekerjaan fisik lainnya, yaitu saluran dan turap, yang sudah selesai dikerjakan.

Tak terkecuali juga untuk pembayaran penghasilan tetap kepala desa beserta aparat dan BPD, serta operasional pemerintahan desa. Intinya, kegiatan di tahap II dalam proses penyelesaian akhir dan di akhir bulan Oktober dijadwalkan sudah tuntas semuanya.

“Untuk kegiatan dari Banprov berupa pembangunan jalan keep atau turap, juga sudah terealisasi 100 persen, dan alhamdulillah menurut kabar dari kota, bahwa DD tahap II cair dalam minggu-minggu ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Misbahudin mengungkapkan, pihak desa bersama warganya, di minggu kedua bulan Oktober ini akan menyelenggarakan kegiatan menyambut 1 Muharam atau Suran, yakni dengan menggelar kesenian wayang kulit semalam suntuk.

“Kami bersama warga, pada tanggal 16 Oktober nanti akan melakukan kegiatan sedekah bumi, yang diisi hiburan wayang kulit dari dalang kondang bernama Gino asal Kroya-Cilacap. Rencananya dalang akan menampilkan lakon “Semar Bangun Khayangan,” yang intinya merupakan pesan moral. Makna ceritanya, seorang pemimpin harus tetap mampu menggerakan serta mengorganisir masyarakatnya ke arah yang lebih baik,” tutur Misbahudin.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan semua elemen warga ikut bahu-membahu untuk lebih memajukan dan memakmurkan Desa Waringinsari. Dia juga mengajak warganya pada waktunya nati bersama-sama menyaksikan tontonan tersebut, dan bisa mengambil hikmah dari ceritanya.

Misbahudin menegaskan, bahwa tujuan utama dari kegiatan yang akan dilakukan bersama itu merupakan sebagai bentuk syukur atas apa yang diberikan Allah SWT, dan memohon supaya masyarakat Desa Waringinsari selalu diberikan keselamatan.

Sekretaris Desa Waringinsari, Sulaeman Zajuli, menambahkan, kegiatan 1 Muharaman dengan diisi pentas wayang kulit di desanya merupakan hasil kesepakatan bersama warga yang diwakili Ketua RT/RW dan Kepala Dusun. Sehingga, anggarannya pun didapat dari hasil patungan warga, yakni per-tugu/KK berkisar antara Rp.10.000-Rp.15.000.

“Ditambah dari kelembagaan desa yang ada, aparat desa, serta donatur atau pengusaha yang ada di wilayah Desa Waringinsari. Jadi, total anggaran menghabiskan sekitar Rp.50 juta. Tak ketinggalan juga diperoleh dari zakat profesi aparat Desa Waringinsari sekitar Rp.5 juta yang dialokasikan untuk pemberian santunan anak yatim piatu, yang mana akan diberikan pada waktu acara tersebut,” terangnya.

Rangkaian acara Suran ini akan dilaksanakan berupa ruwatan dan do’a bersama/kenduri Suran. Kemudian, dilanjut pementasan wayang kulit dari siang hingga subuh. Intinya, kegiatan tersebut murni dari anggaran swadaya masyarakat. Sedangkan, dari ADD hanya Rp.2,5 juta untuk kenduri Suran. Uang sejumlah itu merupakan alokasi kegiatan pembinaan keagamaan.

“Bagaimana pun secara aturan, pentas kesenian yang mendatangkan dari luar daerah itu tak bisa dianggarkan dari pemerintah desa. Kecuali itu untuk membayar kesenian daerah sendiri, sebagaimana pemberdayaan lokal,”

Zajuli berharap, kegiatan semacam itu dapat rutin digelar setiap tahunnya, karena memiliki citra positif yang tinggi demi kompaknya masyarakat Desa Waringinsari. (Nanks/Koran HR)

- Advertisment -