Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaBerita CiamisPengunjung Keluhkan Akses Menuju Obwis Sungai Cireong Ciamis

Pengunjung Keluhkan Akses Menuju Obwis Sungai Cireong Ciamis

Infrastruktur jalan sepanjang 3,5 kilometer menuju objek wisata Sungai Cireong, kondisinya rusak berlubang. Foto : Deni Supendi/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah pengunjung objek wisata (Obwis) air Sungai Cireong, Desa Sukaresik, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan sepanjang 3,5 kilometer yang kondisinya rusak.

Kerusakan akses jalan menuju objek wisata Sungai Cireong tersebut membuat pengunjung atau wisatawan merasa tidak nyaman. Pasalnya menurut mereka, infrastruktur jalan itu kondisinya rusak dan berlubang.  

“Saya kira objek wisata Sungai Cireong ini lumayan bagus, juga menawarkan pemandangan alam yang indah. Tapi sayang, akses jalan menuju kesini kurang bagus. Jalannya masih rusak,” kata Heri, seorang pengunjung asal Panumbangan, Minggu (01/10/2017) lalu.

Dede pengunjung asal Ciamis, ketika diminta tanggapan, Minggu (01/10/2017) lalu, mengaku takjub dengan potensi wisata alam Sungai Cireong. Menurut dia, ini kali pertama dia berkunjung ke objek wisata tersebut.

“Meski saya orang Ciamis, tapi baru kali ini saya berkunjung kesini. Ternyata benar, objek wisata ini lumayan bagus. Air Sungainya jernih dan segar,” katanya, ketika ditemui Koran HR usai berenang.

Andri, pengunjung asal Tasikmalaya, ketika dimintai tanggapan, mengaku, hampir setiap akhir pekan dia bersama teman-teman sekolahnya rutin berkunjung ke objek wisata Sungai Cireong tersebut. 

“Enak bermain disini, nongkrong bersama teman-teman. Tempatnya asyik, pemandangannya juga indah,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sukaresik, Nono Mulyono, ketika dikonformasi Koran HR terkait kerusakan akses jalan menuju Obwis Sungai Cireong, Senin (02/10/2017), membenarkan hal itu.

Nono menuturkan, perbaikan akses jalan sepanjang 3,5 kilometer itu baru akan dilakukan pada tahun 2018 mendatang. Agenda perbaikan infrastruktur jalan tersebut dimulai dari gerbang masuk desa sampai ke kawasan objek wisata Cireong.  

“Tahun depan akan diperbaiki. Jalannya rusak sepanjang 3,5 kilometer itu akan dihotmik. Mudah-mudahan saja tidak ada halangan,” katanya. (Deni/Koran HR)

- Advertisment -