Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaBerita CiamisPortal ‘Maut’ Cirahong Ciamis Kembali Telan Korban, Truk Hancur dan Sopirnya Terluka

Portal ‘Maut’ Cirahong Ciamis Kembali Telan Korban, Truk Hancur dan Sopirnya Terluka

Mobil Mitsubishi Truck Box nopol L 9140 K yang dikemudikan Eko Budianto (30), warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dilaporkan hancur bagian depannya setelah menabrak besi portal, Selasa (24/10/2017) sekitar pukul 21.30 WIB. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Portal pembatas ketinggian kendaraan yang berada di jalan raya menuju jembatan Kereta Api Cirahong atau tepatnya di Dusun Panyingkiran, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kembali telan korban. Kali ini, mobil Mitsubishi Truck Box nopol L 9140 K yang dikemudikan Eko Budianto (30), warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dilaporkan hancur bagian depannya setelah menabrak besi portal, Selasa (24/10/2017) sekitar pukul 21.30 WIB.

Tak hanya mobil, besi portal yang sebelumnya kokoh membentang pun patah setelah mengalami benturan keras. Sementara sang sopir dilaporkan mengalami luka ringan dan sempat mendapat perawatan medis di klinik setempat.

Menurut Kanit Laka Lantas Polres Ciamis, IPDA Aan Supriatna, kejadian kecelakaan tunggal ini berawal ketika mobil truck box tersebut datang dari arah Ciamis menuju Manonjaya. Mungkin karena tidak tahu medan jalan, karena sang sopir warga Pasuruan, Jawa Timur, dia melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Sang sopir pun tampaknya tidak melihat di depannya terdapat portal pembatas ketinggian kendaraan. Akibatnya, mobil yang tengah melaju kencang itu, bagian kap atasnya langsung menabrak besi portal pembatas. Akibat benturan keras itu membuat mobil terguling dan besi portalnya pun patah.

“Sopir mobil tampaknya tidak mencermati bahwa di depannya terdapat portal pembatas. Selain itu, dia juga tidak mengetahui medan jalan. Karena memang dia baru pertama kali melintas ke jalan tersebut. Dia pun tidak mengetahui bahwa jalan ke jembatan Cirahong hanya diperkenankan untuk kendaraan kecil,” ungkapnya.

Kejadian kecelakaan di portal pembatas menuju jembatan Cirahong bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya pun kejadian serupa beberapa kali terjadi. Bahkan, sudah sampai merengut korban jiwa.

Masyarakat setempat melalui Pemerintahan Desa Panyingkiran pernah mengusulkan agar portal pembatas di jalan Cirahong dirobohkan menyusul seringkali terjadi kecelakaan. Namun, PT KAI sebagai pihak pemasang portal, tidak mengijinkan. Alasanya, apabila portal pembatas dirobohkan, dikhawatirkan akan masuk kendaraan besar ke jembatan Cirahong. Jika demikian, dikhawatirkan akan merusak kontruksi jembatan. Karena jembatan Cirahong sebenarnya hanya untuk lintasan kereta api. (R2/HR-Online)   

Berita Terkait

Meski Sering Terjadi Kecelakaan, PT KAI Tak Ijinkan Portal Cirahong Ciamis ‘Diganggu’

Portal di Jalur Cirahong Ciamis Kembali Telan Korban

- Advertisment -