Rabu, Mei 18, 2022
BerandaBerita PangandaranRumah Zakat Pilih Bojongsari Pangandaran Jadi Desa Berdaya

Rumah Zakat Pilih Bojongsari Pangandaran Jadi Desa Berdaya

Kegiatan Rumah Zakat yang berada di Desa Bojongsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Lembaga filantropi pengelola zakat, infak, sedekah dan dana sosial, Rumah Zakat, melalui para relawan di wilayah Kabupaten Pangandaran memilih Desa Bojongsari, Kecamatan Padaherang sebagai Desa Berdaya.

Diketahui, Rumah zakat memiliki program untuk merealisasikan dana yang dikumpulkan, yakni merealisasikan empat program utama, seperti Senyum Juara (pendidikan), Senyum Sehat (Kesehatan), Senyum Mandiri (Pemberdayaan Ekonomi) dan Senyum Lestari (inisiatif kelestarian lingkungan.

Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Iwan Iswanto, mengatakan, program dari Rumah Zakat telah lama digulirkan kepada masyarakat, terutama penerima manfaat yang berasal di daerah pegunungan, yakni Desa Bojongsari. Pemilihan desa tersebut, Iwan menyebutkan sesuai dengan potensi desa yang mana dukungan dari Rumah Zakat untuk pemberdayaan masyarakat supaya lebih berdaya di segala bidang.

“Kami ditunjuk Rumah Zakat untuk menjalankan prgram Senyum Juara di Pangandaran. Dalam program ini, meliputi Pelatihan Qiro’at, Bimbel Matematika dan Kursus Komputer. Mudah-mudahan potensi anak di wilayah ini yang memang jauh dari perkotaan bisa lebih dikembangkan,” jelasnya kepada HR Online, Minggu (22/10/2017) lalu.

Peserta yang mengikuti program ini, lanjut Iwan, sedikitnya ada 83 siswa yang sudah mengisi formulir dan ikut mengikuti berbagai kegiatan. Adapun rinciannya, 18 orang yang mengikuti Qiro’at, Matematika 36 ornag dan Komputer 29 orang.

Menanggapi hal ini, Kaur Ekbang Desa Bojongsari, Rakim, menuturkan, dirinya mewakili Pemdes Bojongsari mengapresiasi langkah Rumah Zakat yang mempercayakan ke desanya untuk melakukan pemberdayaan masyarakat.

“Animo masyarakat sangat luar biasa dalam mengikuti program ini. Bahkan, jumlah yang sudah ada ini kemungkinan bisa terus bertambah,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Rina Maharani, salah satu siswi yang ikut dalam program Rumah Zakat. Ia mengakus sangat senang lantaran apa yang dipelajari di bangku sekolahnya itu belum begitu efektif. Kehadiran Rumah Zakat yang membuat kursus untuk mengasah kemampuan dinilainya perlu dipertahankan di desanya.

“Kami di sekolah dalam kegiatan belajar mengajar belum begitu efektif, apalagi pelajaran Komputer. Padahal saya ingin bisa, cuma tidak ada yang memfasilitasinya. Alhamdulillah program ini sesuai apa yang saya harapkan. Terima kasih Rumah Zakat,” pungkas Rina Maharani.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, program Senyum Juara di Desa Bojongsari dilaksanakan di tiga tempat lantaran kondisiny di dataran yang cukup tinggi. Dengan jumlah pengajar 4 orang, mereka dibagi menjadi beberapa kelas, baik SD maupun SMP. (Mad/R6/HR-Online)

- Advertisment -