Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Ciamis intens dalam meningkatkan literasi (kemampuan mengolah dan memahami informasi) para peserta didik. Upaya tersebut dilakukan pihak sekolah untuk memacu minat baca serta wawasan para peserta didik.
Tenaga Pengajar, Ade Hendrayani, S.Pd, sekaligus pembina literasi di SDN 7 Ciamis, ketika ditemui Koran HR, Senin (25/09/2017) lalu, di ruang kerjanya, membenarkan, saat ini pihak sekolah fokus untuk meningkatkan gerakan literasi.
Ade menjelaskan, program sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan membangun budaya membaca di kalangan peserta didik tingkat sekolah dasar. Program ini juga mengedepankan kebutuhan peserta didik. Dengan begitu, peserta didik bukan lagi tertarik membaca, tetapi juga bisa memahami bahkan mengambil nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Saat ini, Ade menuturkan, pihak sekolah sudah membentuk Gerakan Literasi Sekolah (GLS), baik secara berkelompok ataupun perkelas. Itu ditujukan untuk mengembangkan minat menulis dan membaca peserta didik.
“Kelompak ini dipersiapkan untuk mengikuti perlombaan literasi di tingkat provinsi. Dalam hal ini, guru berperan memberikan motivasi kepada peserta didik dengan cara meluangkan waktu untuk membaca buku selama 15 menit. Kegiatan ini dilakukan sebelum pembelajaran berlangsung. Kemudian mereka diminta untuk menuliskan intisari dari apa yang sudah dibacanya, kemudian guru memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut,” katanya.
Menurut Ade, kegiatan tersebut sangat efektif untuk meningkatkan minat baca peserta didik. Terlebih, SDN 7 Ciamis ditunjuk pemerintah provinsi sebagai model sekolah yang melaksanakan kegiatan literasi.
“Kamis juga ingin gerakan literasi ini tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi mendorong agar gerakan literasi ini melahirkan karya otentik, baik dari peserta didik ataupun dari guru. Paling tidak, semangat ini diusung SDN 7 Ciamis untuk pengembangan keilmuan dan budaya membaca,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala SDN 7 Ciamis, Siti Hadijah, S.Pd.,M.Pd, ketika ditemui Koran HR, mengungkapkan, Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh dan untuk peserta didik. Dengan begitu, peserta didik menjadi gemar membaca dan mendapat tambahan wawasan.
“Meski merupakan program pemerintah, gerakan ini akan kami tingkatkan dan realisasikan dengan berbagai bentuk kegiatan ataupun program. Diantaranya seperti kegiatan membaca cepat, pohon literasi, fishbone diagram, dan juga pemberian reward untuk peserta didik yang mampu menyelesaikan membaca buku dengan memahaminya,” katanya.
Saat ini, kata Siti, pihaknya sedang membuat ‘Saung Baca’ guna meningkatkan minat baca peserta didik. Selain itu, sekolah juga menyediakan perpustakaan dengan fasilitas buku-buku yang menarik serta desain ruangan yang ramah dan nyaman.
Asisyah Sarah Azzahra (11) , siswa kelas 6 SDN 7 Ciamis, mengungkapkan bahwa dengan banyak membaca, dia mendapat tambahan wawasan dan inspirasi. Menurut dia, membaca merupakan kegiatan positif.
“Dengan membaca, saya menjadi tahu akan apa yang sebelumnya tidak saya tahu. Selalu juga membuat daya ingat semakin bagus,” katanya. (Heri/Koran HR)





