Minggu, Mei 29, 2022
BerandaBerita BanjarTidak Ada Rambu Lalin, Pagar Tembok SDN 1 Neglasari Banjar Sering...

Tidak Ada Rambu Lalin, Pagar Tembok SDN 1 Neglasari Banjar Sering Ditabrak Mobil

Sebuah mobil sedan menabrak pagar sekolah milik SD Negeri 1 Neglasari yang berada di Jalan Cimaragas, Kota Banjar. Warga minta instansi terkait memasang rambu lalu lintas di lokasi tersebut. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di Jalan Cimaragas, tepatnya di Dusun Warungbuah, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Seperti halnya yang terjadi baru-baru ini, sebuah mobil sedan mengalami kecelakaan tunggal, yakni menabrak pagar sekolah milik SD Negeri 1 Neglasari.

Menurut warga setempat, peristiwa mobil tabrak pagar sekolah ini sudah beberapa kali terjadi. Selain pengendaranya kurang hati-hati, juga akibat tidak adanya rambu-rambu lalu lintas di jalan tersebut.

“Ini kejadian untuk yang ketiga kalinya mobil tabrak pagar sekolah. Kebanyakan alasan dari si pengendara sih karena ngantuk atau tanggung, sebab dikiranya jalan tersebut lurus, padahal nikung sedikit sehingga pengendara sering tekor, terutama bagi pengendara yang datang dari arah Barat menuju Banjar Kota,” kata Dika (34), salah seorang warga setempat, kepada Koran HR, Sabtu (21/10/2017) lalu.

Hal serupa dikatakan Ujang (38), salah satu guru di SDN 1 Neglasari, bahwa di jalan tersebut harus dipasang rambu lalu lintas karena banyak kendaraan yang sering mengalami kecelakaan, bahkan hingga menabrak pagar sekolah.

“Ini harus ada rambu lalu lintas, di tambah ini kan area zona selamat sekolah, namun hingga kini belum ada pemasangan rambu dari instansi terkait,” kata Ujang.

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda setempat, Dasep (39), menambahkan, dirinya bersama warga berharap kepada instansi terkait supaya secepatnya memasang rambu-rambu lalu lintas.

“Kami berharap secepatnya instansi terkait memasang rambu lalu lintas di jalan ini. Karena, kalau terus dibiarkan tanpa rambu lalu lintas akan mengancam keselamatan warga, terutama anak sekolah dan pengendara itu sendiri,” tandasnya. (Hermanto/Koran HR)

- Advertisment -