Akibat Jalan Berlubang, Sejumlah Pemotor Terjungkal di Jembar Banjar

Lubang yang menganga di tengah jalan Jembatan Baru (Jembar), Parunglesang, Kota Banjar, tampak begitu besar dan dalam. Kondisi itu kerap menimbulkan kecelakaan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Photo: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Keberadaan jalan berlubang yang terletak di Jembatan Baru (Jembar) Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, membahayakan pengendara. Pasalnya, lubang yang menganga di tengah jalan jembatan tersebut tampak begitu besar dan dalam.

Seperti yang dikatakan salah seorang warga, Rohim, bahwa lubang di lokasi tersebut sudah cukup lama dibiarkan menganga. Padahal, sangat membahayakan pengendara lantaran kedalaman lubang cukup dalam, bahkan terlihat begitu jelas kawat serta besi jembatan.

“Kalau yang tidak tahu medan atau naik kendaraannya cepat pasti bisa terjebak di sini hingga bisa kecelakaan. Maka dari itu saya harap segera ditambal,” ujarnya kepada Koran HR, Selasa (28/11/2017).

Hal senada juga diungkapkan Fajar, salah satu pengendara. Menurutnya, lubang di Jembar sangat membahayakan pengendara bila tidak waspada dengan kondisi jalan terbilang ramai. Sebab, jembatan tersebut merupakan salah satu jalur utama menuju Terminal Kota Banjar maupun kawasan Banjar kota.

“Saya sering lewat sini, tapi kok lubangnya tidak cepat ditambal. Kalau dibiarkan kan bahaya, apalagi yang tidak tahu atau saat malam hari. Saya harap pemerintah memperhatikan jalan ini sebelum adanya korban kecelakaan akibat jalan berlubang,” tegasnya.

Ia menambahkan, di lokasi jembatan seringkali jalannya berlubang karena berbagai faktor, seperti hujan maupun karena menjadi jalur utama lalu lintas kendaraan menuju Kota Banjar dan sebaliknya. Ia berharap penambalan jalan tersebut agar tidak asal-asalan.

“Tambalannya yang bagus agar tidak cepat berlubang lagi. Kalau hanya sekedar pakai semen pasti hancur, pakai aspal pun kalau jelek yang tidak bertahan lama,” kata Fajar.

Sartam (53), seorang tukang ojek yang ada di pangkalan kawasan Jembar, mengatakan, jalan menjadi berlubang dengan lebar berdiameter 1,5 meter dan kedalaman sekitar 20 centimeter itu akibat dari genangan air hujan serta kendaraan berat yang kerap melintasi Jembar.

Pengendara yang mengalami kecelakaan di jalan tersebut hampir semuanya menimpa para pengguna kendaraan roda dua. Hal itu akibat si pengendara kaget dan mengerem secara mendadak karena melihat ada lubang yang menganga.

“Korbannya hampir semua pengendara sepeda motor, apalagi jika malam hari, banyak pengendara yang menggilas jalan rusak tersebut dan terjatuh,” ujar Sartam, kepada HR, Selasa (28/11/2017).

Senada dikatakan Indra (23), warga Banjarkolot. Dirinya mengaku pernah terjatuh akibat menggilas lubang di jalan Jembar saat mengendarai sepeda motornya. “Kejadiannya malam Minggu kemarin, ketika itu saya pulang dari daerah Cisaga dan terjatuh di jalan tersebut, beruntung hanya mengalami luka lecet di bagian tangan sebelah kanan, tutur Indra.

Di tempat terpisah, anggota Polres Banjar, Bripka. Heryana, mengatakan, sudah hampir satu bulan lebih  jalan Jembar mengalami kerusakan. Namun, hingga saat ini pemerintah terkait belum juga memperbaikinya.

Atas kondisi itu, dia pun menghimbau kepada para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, supaya lebih berhati-hati saat melintasi jembatan baru.

“Kepada pengendara motor saya menghimbau untuk berhati-hati saat melintasi jembatan baru ini, karena terdapat jalan berlubang hingga terlihat besi betonnya,” kata Heryana. (Muhafid/Hermanto/Koran HR)

KOMENTAR ANDA