Akibat Proyek Saluran Irigasi, Hekataran Sawah di Pamarican Ciamis Terancam Gagal Tanam

Kondisi sawah yang terdampak longsor akibat pembangunan saluran irigasi yang terletak di Dusun Sindangjaya, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Proyek pembangunan saluran irigasi yang berlokasi di Dusun Sindangjaya, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang belum lama ini selesai dikerjakan membuat hektaran sawah terancam tandus.

Proyek yang seharusnya meberikan manfaat bagi masyarakat setempat, justru berdampak buruk bagi lingkungan, yakni terkena longsorsan lumpur yang di timbulkan dari saluran yang baru selesai dikerjakan.

Kepala Dusun Sindangjaya, Apik Wibisono, mengatakan, akibat adanya pembangunan saluran irigasi di wilayahnya tersebut, kini hektaran sawah milik petani di daerahnya terancam gagal tanam. Ia meminta tanggungjawab pemerintah, khususnya rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.

“Sejak dibangunnya saluran ini, kondisi petani di sini jadi menjerit. Hal ini lantaran saluran tersebut tidak berfungsi sebagaimana harapan dari masyarakat, airnya tersumbat dan tidak mengalir sama sekali,” kata Apik kepada HR Online, Rabu (29/11/2017).

Sementara itu, lanjut Apik, genangan air hujan semuanya masuk ke saluran yang berakibat air meluap dan menjebol tanggul. Sehingga air yang disertai lumpur masuk ke area pesawahan.

Saat ini, kata Apik, sudah lebih dari satu hektar area peswahan petani dipastikan akan gagal tanam akibat tertimbun matrial lumpur. (Suherman/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA