APP; Nasib Amil di Ciamis di “Ujung Tanduk”

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Ciamis,(harapanrakyat.com),-

Asosiasi Pembantu Penghulu (APP) atau Amil rencananya akan dimasukan menjadi bagian dari unsur perangkat desa. Pasalnya, selama ini nasib Amil tidak jelas dan tidak memiliki legalitas, sehingga perlu adanya penyetaraan.

Ketua APP Kabupaten Ciamis, Tata, SH.,MH ketika ditemui Koran HR, Selasa (31/10/2017) lalu, menuturkan, saat ini nasib Amil di ujung tanduk antara hidup dan mati. Meski begitu para Amil tetap berjuang melaksanakan amanah, profesional, jujur dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari.

“Para Amil yang notabene sebagai pembantu penghulu di desa, selama ini memang tidak pernah mendapat lagi bantuan dari pemerintah daerah. Kami berharap ada legalitas formal yang menaungi kinerja Amil,” ungkapnya.

Tata menjelaskan, di daerah Amil sangat diperlukan sekali oleh masyarakat untuk mengurus administrasi pernikahan, mengelola qurban, akta ikrar wakaf, warisan dan juga sampai dalam masalah mengurus jenazah warga yang meninggal.

Menurut Tata, secara de fakto seorang Amil masih tetap eksis dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Namun secara de jure dan adanya intruksi peraturan mentri agama, Amil selalu diminta oleh masyarakat mengurus masalah pernikahan, perceraiaan dan sosial keagamaan lainnya.

Untuk itu, Tata menegaskan, pihaknya minta Pemerintah Kabupaten Ciamis memperhatikan keberadaan Amil di tengah-tengah masyarakat. Alasannya karena peran Amil sangat dibutuhkan masyarakat.

“Saat ini jumlah Amil yang ada di Kabupaten Ciamis mencapai sekitar 322 orang dan tersebar di seluruh desa. Maka dari itu, kami meminta Bupati Ciamis supaya memikirkan nasib Amil, legalitas, eksistensi dan masa depan yang jelas, terutama masalah honor yang diterima oleh seorang Amil,” katanya. (Es/Koran HR)

KOMENTAR ANDA