Bahaya Jika Langsung Memakai Baju Baru Dibeli Tanpa Dicuci

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),- Banyak orang yang langsung memakai baju baru dibeli tanpa dicuci terlebih dulu. Jika Anda mempunyai kebiasaan seperti itu, sebaiknya mulai dari sekarang jangan dilakukan. Pasalnya, akan berdampak pada kesehatan.

Memang baju baru tersebut terlihat bersih karena dibungkus plastik. Namun tahukah Anda, meski di pajang di toko yang bersih sekalipun, baju baru kemungkinan besar terkontaminasi jamur, bakteri, kutu dan bahan kimia.

Para ahli kesehatan sangat menganjurkan mencuci terlebih dulu baju yang baru dibeli.  Karena, memakai baju baru dibeli tanpa dicuci, memiliki risiko terkontaminasi bahan kimia, bakteri dan lainnya berpotensi mengakibatkan infeksi jamur, flu, sampai ruam pada kulit.

Berbagai cara jamur, bakteri dan lain sebagainya masuk ke pori-pori kulit kemudian ke dalam tubuh. Kemungkinan besar penyebaran penyakit terjadi saat orang lain mencoba baju di toko.

Perlu diketahui, bahwa serat kain adalah lingkungan favorit bakteri, virus dan kutu untuk berkembang biak. Sebagai contoh virus flu yang mampu bertahan pada kain selama 48 jam.

Sementara bahan kimia dari baju baru berupa pewarna sintetis atau lain sebagainya yang masih menempel di serat kain pakaian, bisa mengakibatkan dermatitis kontak, yaitu peradangan kulit yang muncul disebabkan kontak dengan zat tertentu, yang ditandai dengan ruam gatal kemerahan.

Lantas zat apa saja yang bisa menyebabkan dermatitis kontak pada produk baju baru? Zat tersebut diantaranya pewarna dispersi, yang dapat mengakibatkan alergi serta ruam. Kemudian Chromium IV, sering dijumpai pada bahan wol dan kulit.

Selanjutnya ada formalin, yang dapat menyebabkan iritasi pada mata, tenggorokan serta hidung. Selain itu bisa juga mengakibatkan alergi pada paru-paru dan kulit. Zat DMF yang dipakai pada produk baju gunanya mencegah jamur. Namun DMF ini bisa mengakibatkan eksim.

Dengan penjelasan di atas, apakah Anda masih mau memakai baju baru dibeli tanpa dicuci? (Adi/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA