Bangkai Kapal Viking di Pangandaran Diminta Jadi Obyek Wisata Edukatif

Bangkai kapal viking yang berada di kawasan pantai pasir putih Pangandaran. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Keberadaan bangkai kapal Viking di kawasan pasir putih Pangandaran seolah hanya menjadi pemandangan biasa. Meski sebelumnya sampah kapal tersebut bakal dijadikan monumen ilegal fishing, namun hingga saat ini belum juga ada perkembangannya.

Menanggapi hak tersebut, Asep Nurdin, salah satu pemandu wisata Cagar Alam, mengatakan, bangkai kapal yang diledakkan pemerintah pada Maret 2016 lalu dinilai kurang bermanfaat jika hanya dibiarkan begitu saja. Padahal, baiknya bangkai tersebut dijadikan salah satu potensi wisata edukasi masyarakat.

“Harusnya dimanfaatkan agar pengunjung semakin betah di Pangandaran,” katanya.

Asep menjelaskan, dirinya sangat setuju bila bangkai kapal tersebut dijadikan salah satu potensi wisata yang mana nanti ada paket tersendiri bagi para wisatawan. Terlebih bangkai tersebut dijadikan monumen ilegal fishing meski penempatannya saat ini tidak tepat lantaran merusak terumbu karang.

“Pemerintah harus mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan ini, jangan sampai berlarut-larut. Malahan kalau dibiarkan ya jadi sampah beneran,” ujarnya kepada HR Online, Rabu (07/11/2017).

Hal senada juga diungkapkan pemandu lainnya, Nuryanto. Menurutnya, bangkai kapal viking sangat berpotensi dijadikan wisata edukasi para pelajar. Meski ada kabar kapal tersebut akan ditarik lagi ke tengah laut, namun hingga saat ini belum juga terealisasi.

“Jadi harus ada kejelasan dari pemerintah kapalnya mau diapain. Bagi kami, baiknya dimanfaatkan sebagai salah satu objek wisata edukatif saja untuk masyarakat, terutama para pelajar,” ujarnya. (Ntang/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA