Pendidikan Karakter, Kadisdikpora Pangandaran Minta Para Guru Jadi Tauladan Bagi Siswa

Kadisdikpora Pangandaran saat memberikan materi dalam pendidikan dan pelatihan implementasi penguatan pendidikan karakter di Gedung Dakwah Padaherang. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Menyusul program penguatan pendidikan karakter (PPK) yang diterapkan di sekolah-sekolah oleh pemerintah melalui Perpres PPK Nomor 87 tahun 2017 mulai berjalan di sejumlah daerah, seperti di Kabupaten Pangandaran.

Dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan impelemntasi penguatan pendidikan karakter di sekolah yang digelar di Gedung Dakwah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, Rabu (23/11/2017), Kadisdikpora Pangandaran Surman menegaskan bahwa guru harus menjadi suri tauladan bagi muridnya di sekolah.

Selian itu, kata ia yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, saat ini tidak ada lagi sekolah unggulan di Pangandaran, melainkan sekolah seharusnya lebih favorit. Hal itu seiring dengan program Pemkab Pangandaran, yakni Pangandaran Hebat dengan program pendidikan gratis.

“Dengan ini sudah sepatutnya pendidikan di Pangandaran lebih baik lagi dan gurunya harus semakin ditingkatkan kualitasnya sebagai pendidik. Impelementasi pendidikan karakter ini secara bertahap di semua UPTD yang ada di Pangandaran,” kata Surman.

Surman menjelaskan, dalam implementasi pendidikan karakter sertidaknya mencangkut tiga kunci pokok yang harus dilaksanakan, yakni orientasi menumbuhkembangkan potensi peserta didik, orientasi untuk harmonisasi olah hati, olah pikir dan olahraga. Sementara itu, pendidikan karakter juga harus  memberikan ruang yang cukup bagi berkembangnya potensi, intuisi, emosi dan kognisi peserta didik secara terpadu.

“Nah, pendidikan karakter ini hanya dapat berlangsung dengan baik jika ada keteladanan dalam penerapannya di masing-masing lingkungan pendidikan, terutama guru yang harus mencerminkan karakter baik kepada siswanya,” tegas Surman.

Sementara itu, Endang, Kepala UPTD Pendidikan Padaherang, mengatakan, bahwa dalam kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai guru dari tingkatan TK, SD, SMP, SMA dan SMK dengan jumlah 267 peserta. Ia harap, nantinya para peserta dapat mengimpelementasikannya di sekolah.

“Guru harus bisa mengajarkan nilai-nilai maupun karakter yang baik kepada siswanya, seperti jujur, toleran, disiplin, pekerja kerasm kreatif, mandiri maupun demokratis. Mereka juga diharapakan dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa serta tanah air. Tentunya hal ini bertujuan agar generasi penerus di Pangandaran semakin hebat,” katanya. (Ntang/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar