(Pilkada Ciamis) Iwan: Demokrat Belum Keluarkan Pengusungan Cabup/Cawabup

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat Iwan Ridwan Sulanjana

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Meski tujuh partai politik (parpol) di Kabupaten Ciamis yang terdiri dari Partai Demokrat, Gerindra, PKS, PAN, PBB, Nasdem, dan PKB sudah mulai mengerecutkan nama bakal calon bupati Ciamis yang akan diusung di Pilkada Ciamis, dengan menandatangani dukungan untuk Herdiat, namun tampaknya di beberapa parpol tersebut ada yang di internalnya belum bulat memutuskan pengusungan calon bupati.

Seperti di Partai Demokrat, misalnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat Iwan Ridwan Sulanjana mengaku Partai Demokrat belum mengeluarkan surat rekomendasi secara resmi untuk mengusung salah satu bakal calon Bupati Ciamis.

“Belum ada rekomendasi secara resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengenai pengusungan calon kepala daerah di Ciamis. Karena usulan pun belum diterima DPP. Kalau sudah ada usulan, baru keluar rekomendasi dari DPP,” kata Iwan saat dihubungi wartawan, Jumat (3/11/2017).

Iwan menambahkan, proses dan tahapan usulan nama Bakal Calon Bupati Ciamis dari DPD ke DPP Partai Demokrat pun belum selesai. Dengan begitu, DPP Partai Demokrat belum mengeluarkan surat tugas terkait dengan penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis.

Sebelumnya, DPW PKS Jawa Barat pun menyatakan hal yang sama. Sekretaris Tim Bidang Pemenangan Pemilu dan Pemilukada (BP3) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat, Didi Sukardi, menegaskan, PKS secara kelembagaan belum memutuskan secara resmi membangun komitmen koalisi dengan gabungan partai politik (parpol) di Pilkada Ciamis. Dengan begitu, PKS hingga saat ini belum mendukung siapapun, dan semua bakal calon yang mendaftar ke PKS Ciamis masih berpeluang untuk diusung.

Pernyataan Didi Sukardi tersebut menanggapi masuknya PKS ke dalam koalisi tujuh parpol yang menyatakan dukungan tertulis kepada Bakal Calon Bupati Ciamis, Herdiat. “Meski dari tujuh parpol tersebut, salah satunya Ketua PKS Ciamis ikut menandatangani, namun kami menganggap proses penjaringan bakal calon bupati di internal PKS, belum selesai,” ujarnya, Kamis (02/11/2017). (R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA