Ratusan Orangtua dan Siswa SMAN 2 Banjar Ikuti Seminar Motivasi

????????????????????????????????????

Ratusan orangtua dan siswa SMAN 2 Banjar ikuti seminar and education fair dengan tema “Pendidikan Keluarga Dalam Mendukung Pendidikan Anak dan Kelanjutan Study”, di halaman sekolahnya, Sabtu (11/11/2017). Foto : Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kemampuan orangtua dalam mendorong kesemangatan belajar anaknya disekolah hingga melanjutkan jenjang lebih tinggi menjadi kunci sukses pendidikannya. Jadi hal semacam itu bukan hanya menjadi tanggung jawab guru dan pemerintah.

Demikian dikatakan Kepala SMAN 2 Kota Banjar, Barnas, saat memberikan motivasi terhadap ratusan orangtua beserta siswanya dalam acara seminar and education fair dengan tema ‘Pendidikan Keluarga Dalam Mendukung Pendidikan Anak dan Kelanjutan Studi’, di halaman sekolahnya, Sabtu (11/11/2017).

“Sekolah mengundang para orangtua serta dibarengi siswanya dalam acara inovatif ini juga sebagai bentuk parenting, yaitu untuk lebih menjalin kebersamaan,” ucapnya kepada HR Online, di sela-sela kegiatan.

Kemudian, imbuh dia, tentunya dalam rangka memotivasi pentingnya keluarga dan anak-anak guna melanjutkan pendidikan lebih tinggi, tak terkecuali perlunya kesiapan menghadapi UN demi meraih hasil nilai maksimal.

Menurutnya, intinya ada hal yang mesti diselaraskan antara anak dan orangtua. Keinginan anak untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, harus dapat topangan dan dukungan orangtua sepenuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa kegiatan semacam ini akan rutin digelar pihak sekolahnya, minimal setahun sekali. “Akan kami gelar secara rutin, yang terlepas atau mandiri dari acara pertemuan rapat orangtua besama komite,” ujarnya.

Sementara itu salah satu motivator atau pakar psikolog dari Lembaga Sakara Prana/Klinik Auitis Tasikmalaya, Zulkarnain, S.Psi,Pdh,Ch,Bcht, mengatakan, UN merupakan bagian harus diperhatikan dan disiapkan siswa dalam melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi. Jadi betapa pentingnya para orangtua memiliki kemampuan mendorong dan membaca situasi pendidikan anaknya.

“Orangtua harus memahami dan mampu membaca kejiwaan anaknya dalam situsi pendidikan yang sedang dan akan dihadapinya. Jadi bagaimana pun psikologi pendidikan merupakan bagian kebutuhan dasar utama untuk bertahan hidup,” jelasnya. (Nanks/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar