SMP N 5 Banjar Mulai Rintis Musik Etnik

Grup musik etnik SMP N 5 Banjar saat tampil di Aula Setda Pemkot Banjar beberapa waktu lalu. Foto : Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Musik etnik kini mulai digandrungi kaum muda khususnya pelajar di Kota Banjar. Setelah grup musik etnik Ensamble Technique dari SMK N 2 Banjar dan Gentra Hikmah SMK Hikmah Banjar, kini SMP N 5 Banjar pun tak mau ketinggalan, mereka kini tengah merintis musik etnik kolaborasi.

Meski masih belia, namun kemampuan mereka dalam memainkan musik etnik kolaborasi tak perlu diragukan lagi. Terbukti beberapa waktu lalu saat mereka tampil di sebuah acara Pemkot Banjar yang berlangsung di Aula Setda Kota Banjar. Para siswa  SMP N 5 Banjar ini mampu tampil memukau di hadapan penonton, yang sebagian besar para pejabat tinggi Pemkot Banjar dan pejabat Provinsi Jawa Barat.

Anak-anak SMP N 5 Banjar ini tampil lepas dan enerjik berkat racikan sang pelatih sekaligus guru kesenian, Kuntara. Kolaborasi antara musik modern dan tradisional mampu mereka mainkan secara apik, sehingga terdengar harmonis dan unik.

“Sekian banyak jenis musik yang ada, namun masih sedikit para kaum muda yang mencintai jenis musik etnik kolaborasi sebagai identitasnya. Sehingga saya sangat tergugah dan mulai mengajarkan jenis genre musik etnik kepada siswa,” Kata Kuntara kepada HR Online, Kamis (30/11/2017).

Menurutnya, musik etnik itu unik, hal ini karena perpaduan antara alat musik tradisional dan modern, namun bisa menghasilkan irama yang khas.

Kuntara menjelaskan, dirinya mulai merintis musik etnik, hal ini supaya siswa bisa lebih menghargai dan mencintai budayanya, khususnya budaya Sunda. “Dengan begini, kita pun membuktikan kalau musik etnik itu bukan musik yang ketinggalan jaman,” katanya.

Pimpinan sanggar seni Lokahita ini pun menjelaskan kalau tren musik modern memang selalu lebih disorot dibanding musik tradisional. Namun, meski begitu ia tetap percaya diri dan akan tetap berada di jalur musik etnik.

“Ragam musik dan budaya kita kan banyak, jangan sampai tradisi kita kalah oleh musik modern. Untuk itu, kami akan terus mengembangkan musik etnik bersama seniman musik lainnya yang ada di Kota Banjar,” pungkasnya. (Hermanto/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA