Soal Longsor di Sawah, Pemdes Neglasari Desak Pemkab Ciamis Tegas

Saluran irigasi yang dibangun Bougenvile di Dusun Sindangjaya, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang membuat sawah penuh longsoran tanah. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Buruknya pekerjaan normalisasi irigasi yang dikerjakan CV. Bougenvile di Dusun Sindangjaya, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat membuat pemerintah desa setempat turun tangan.

Pekerjaan yang belum lama ini selesai dikerjakan menyebabkan hektaran sawah gagal tanam. Puluhan petani pemilik sawah mendesak Pemdes Neglasari menyelesaikan kasus tersebut.

Deni Nono Sunaryo, Kepala Desa Neglasari, mengatakan, pihaknya akan langsung melayangkan surat permohonan ke Bupati Ciamis untuk menyelesaikan pesoalan tersebut.

“Belum lama ini banyak warga yang datang menemui saya, mereka mengeluhkan kondisi sawah saat ini yang penuh dengan lumpur akibat buruknya pekerjaan saluran pembuangan oleh rekanan. Insya Alloh kita juga akan ke Dinas PU untuk meminta tanggung jawab,” tegas Deni.

Deni menambahkan, buruknya pembangunan saluran gendong yang dikerjakan tersebut berdampak kerusakan pada sawah dan tidak bisa ditanami. Ia harap Pemkab Ciamis bertindak tegas terhadap dinas terkait, khususnya ke rekanan.

“Sawah yang penuh dengan longsoran tanah dari saluran irigasi tersebut sudah jelas akibat dari pembangunan irigasi yang mereka kerjakan. Kurangnya pengawasan serta perencanaan yang kurang matang ini patut dipertanyakan,” pungkasnya. (Suherman/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar