Walikota Banjar Minta IBI Telusuri Pembantu Persalinan Bayi yang Dibuang Orang Tuanya

Walikota didampingi Kepala Dinsos P3A Kota Banjar Asep Tatang Iskandar, pengurus PKK Banjar Hj. Lalak saat menyempatkan menggendong bayi yang berkulit putih itu. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Walikota Banjar, Hj.Ade Uu Sukaesih, menjenguk bayi cantik yang diterlantarkan orang tuanya beberapa waktu lalu di rumah warga yang berniat mengadopsinya di Lingkungan Langen, RT.03 RW.01, Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jumat (03/11/2017).

Dalam kesempatan itu, Walikota didampingi Kepala Dinsos P3A Kota Banjar Asep Tatang Iskandar, Sekmat Langensari Jajat Sudrajat, Lurah Muktisari Feri Angga Kostradini, perwakilan pengurus Ikadan Bidan Indonesia (IBI) Kota Banjar dan juga ditemani pengurus PKK Banjar Hj. Lalak menyempatkan untuk menggendong bayi yang berkulit putih itu.

Ade Uu mengaku bersyukur saat melihat dan menggendong bayi itu dalam keadaan sehat. Dia sangat berterimakasih kepada warga yang rela merawat dan siap mengadopsinya.

“Kita sangat bahagia kondisi bayinya sehat dan juga telah dirawat dengan baik oleh keluarga di sini. Orang tuanya begitu tega menelantarkan bayi ini, padahal bayinya lucu, putih dan cantik pula,” kata Ade Uu.

Ia harap kasus penelantaran anak tidak terjadi lagi di Banjar dan harus menjadi perhatian semua pihak. “Semoga tidak ada lagi kasus pembuangan bayi seperti ini lagi, apalagi jika dilakukan warga Banjar. Jangan sampai begitu pokoknya, uruslah dengan baik titipan dan karunia Alloh ini,” ujarnya.

Soal siapa orang tua dari bayi itu, Ade Uu berpesan kepada pengurus IBI Banjar untuk melakukan koordinasi dengan IBI daerah lain, khusunya daerah tetangga, untuk menelusuri bidan yang membantu proses persalinan bayi ini.

“Bisa pula melakukan penelusuran melalui media radio misalnya, atau lewat media informasi lainnya. Coba itu IBI lakukan! Insyaallah akan ketemu bidan yang bantu proses persalinannya,” saran Ade Uu. (Nanks/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar