Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaBerita CiamisDianggap Kerap Meresahkan, 14 Preman dan Anak Jalanan di Ciamis Diamankan Polisi

Dianggap Kerap Meresahkan, 14 Preman dan Anak Jalanan di Ciamis Diamankan Polisi

14 anak jalanan dan preman yang dijaring dari seputaran Ciamis kota, saat diperiksa di Mapolres Ciamis, Jum’at (08/12/2017). Foto: Dian Sholeh Wardiana/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis mengamankan sedikitnya 14 anak jalanan dan preman di seputaran Ciamis kota yang kerap meresahkan masyarakat, Jum’at (08/12/2017). Operasi yang digelar Polres ini merupakan bagian dari Aksi Nasional Pembersihan Preman dan Premanisme serta kejahatan lainnya di wilayah hukum Polres Ciamis.

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto., S.I.K., mengatakan, dari hasil operasi tersebut didapat dua titik rawan yang seringkali dijadikan tempat nongkrong anak jalanan dan preman. Dua titik tersebut, yakni di dekat Traffick Light (lampu merah) pertigaan menuju Taman Pahlawan dan komplek Islamic Center Ciamis.

“Di dua titik tersebut, anak jalanan dan preman kerap mengamen dan memberhentikan truk untuk dijadikan sebagai tumpangan. Dari ulah mereka itu kerap membuat masyarakat tidak nyaman dan terganggu. Dan kami sering mendapat laporan serta keluhan tersebut dari masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya pun, lanjut Hendra, tengah mendalami beberapa pengaduan masyarakat yang melaporkan ulah para anak jalanan dan preman tersebut yang dianggap sering meresahkan.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat kini kami tengah memeriksa mereka. Apabila mereka terbukti melakukan pelanggaran hokum, maka akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku. Tapi, apabila tidak terbukti melakukan pelanggaran hukum, maka akan kami lakukan pembinaan,” ujarnya.

Hendra menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Sat Binmas Polres Ciamis yang selanjutnya akan berkoordinasi dengan Sat Pol PP dan Dinas Sosial. Menurutnya, langkah koordinasi tersebut perlu dilakukan agar nantinya bisa dilakukan langkah pembinaan.

“Apabila tidak ada pelanggaran hukum, tetap mereka harus diberi pembinaan agar tidak mengulangi hal serupa. Karena bagaimanapun aktivitas mereka seringkali membuat masyarakat tidak nyaman,” terangnya.

Hendra mengatakan, operasi tersebut akan terus digelar di wilayah hukum Polres Ciamis guna mengurangi aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. (DSW/R2/HR-Online)

- Advertisment -