Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita CiamisDP2KBP3A Ciamis Sebut Usia 40 Tahun Rentan Penyalahgunaan Narkoba

DP2KBP3A Ciamis Sebut Usia 40 Tahun Rentan Penyalahgunaan Narkoba

Rapat Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan instansi pemerintah. Foto: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Puluhan peserta dari UPTD di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis mengikuti Rapat Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan instansi pemerintah.

Dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang berlangsung di Gedung Aisyah Meeting Room The Priangan Hotel, Sabtu (23/12/2017) kemarin, sebanyak 30 peserta hadir dalam kegiatan tersebut.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, Deny Setiawan mengatakan, selain dalam upaya P4GN, kegiatan ini juga untuk membangun komunikasi, terutama dalam menjaring kerja dan kepedulian stakeholder, khususnya dengan DP2KBP3A. 

“Kami sangat mengharapkan seluruh peserta dapat membangun koordinasi dan sinergitas terhadap program pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini juga harus mampu dalam menggerakan terhadap potensi kemandirian bagi seluruh peserta terutama di lingkungan instansi pemerintah terkait penggiat anti narkoba,” ungkapnya. 

Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Ciamis, Dondon Rudiana, mengapresiasi dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu peluang yang luar biasa terutama dalam membentengi manakala narkoba sudah masuk kepada kelompok remaja. 

“Kita harus menyikapi permasalahan narkoba. Apalagi sampai saat ini sudah sangat mengkhawatirkan di semua elemen masyarakat. Kita harus bisa memberikan benteng manakala narkoba sudah masuk ke kelompok-kelompok remaja,” ucapnya. 

Menurutnya, dari hasil penelitian menyebutkan, bahwa yang terkena narkoba atau penyalahgunaan narkoba terjadi pada kelompok usia 40 tahun keatas. Hal ini tentunya menjadi paradigma di mana orang tua tidak memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya. 

“Dalam hal ini dinas kami dengan BNNK Ciamis banyak persamaan dalam hal menangani masalah NAPZA atau Narkoba. Tentunya kita bisa bergandengan tangan sesama instansi Pemerintah sebagai pelayan masyarakat dengan sasaran yang sama, terutama dalam menanggulangi permasalahan Narkoba,” tukasnya. (Tan/R6/HR-Online)