Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaBerita BanjarGelar Reses, Anggota DPRD Banjar Ini Harapkan Masyarakat Aktif Kawal Pembangunan Daerah

Gelar Reses, Anggota DPRD Banjar Ini Harapkan Masyarakat Aktif Kawal Pembangunan Daerah

Reses dalam masa persidangan tahun 2017 anggota DPRD Kota Banjar, Gun Gun Gunawan Abdul Jawad, di Aula Ponpes Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo Kota Banjar. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com), –

Puluhan anggota dan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Langensari, Kota Banjar, ikuti reses dalam masa persidangan tahun 2017 anggota DPRD Kota Banjar, Gun Gun Gunawan Abdul Jawad, di Aula Ponpes Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo Kota Banjar, Jum’at (08/12/2017).

Dalam kegiatan menampung aspirasi masyarakat tersebut, Gun Gun selain menyampaikan informasi kinerja DPRD Banjar dalam memperjuangkan usulan masyarakat, juga memberikan kesempatan kepada konstituennya menyampaikan berbagai persoalan pembangunan di Banjar yang harus dikawalnya.

“Alhamdulillah di tahun 2017 ini dari 21 Raperda sudah mencapai 90 persen yang diparipurnakan oleh DPRD. Melalui kegiatan ini, berharap berbagai partisipasi maupun usulan masyarakat bisa diperjuangkan,” katanya usai kegiatan.

Ia menambahkan, meski selama 3 tahun ini baru pertama kali melakukan reses, namun tidak mengecilkan niat dirinya terus berkomunikasi secara intensif dengan masyarakat demi mewujudkan usulan-usulan menjadi kebijakan yang pro masyarakat.

“Kita sebagai partai yang berbasis keagamaan, sudah barang tentu menyampaikan usulan-usulan kepada pemerintah yang erat kaitannya dengan keagamaan, seperti dorongan pemberian operasional MUI, Perda Diniyah, serta lainnya. Pada prinsipnya kita terus mengawal usulan-usulan dari masyarakat dan kita ingin masyarakat terus berperan aktif dalam proses mengawal pembangunan daerah,” jelasnya.

Gun Gun berharap, di tahun 2018 nanti kegiatan reses yang mana merupakan kegiatan secara formal mengakomodir berbagai usulan masyarakat tersebut bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya. Pasalnya, selama tiga tahun ini baru dilaksanakan satu kali, pun di akhir tahun 2017.

“Seharusnya 3 kali kegiatan reses dalam setahun. Manfaat kegiatan semacam ini kan sudah jelas sebagai media aspirasi dari masyarakat,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -