Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariKorban Gempa di Pamarican akan Dapat Bantuan Rumah dari Baznas Ciamis

Korban Gempa di Pamarican akan Dapat Bantuan Rumah dari Baznas Ciamis

Ketua koordinator Baznas Kabupaten Ciamis, Amas M Tamsis, saat meninjau rumah korban gempa di Kecamatan Pamarican, Kamis (28/12/2017). Foto : Suherman/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis akan segera memberikan bantuan rumah tumbuh (rutum), kepada warga di wilayah Kecamatan Pamarican, yang rumahnya hancur akibat diterpa gempa bumi beberapa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan, koordinator pelaksana Baznas Kabupaten Ciamis, Amas M Tamsis, saat melakukan survei ke lokasi bencana di wilayah Kecamatan Pamarican, Kamis (28/12/2017).

“Insya allah secepatnya kita akan salurkan bantuan kepada para korban dalam bentuk rumah tumbuh,” kata Amas kepada HR Online.

Dijelaskannya, untuk di Kecamatan Pamarican, Baznas akan mengcover sebanyak 37 rumah yang kondisinya memang sangat parah dan tidak lagi layak untuk dihuni. Untuk rutum para korban nantinya akan dibangun dengan ukuran rumah seluas 4 X 7 meter.

“Tujuan didirikannya rutum ini, tentunya untuk membantu para korban agar bisa hidup dengan nyaman setelah rumahnya rusak akibat gempa,” ujarnya.

Meski program ini masih dalam bentuk upaya, kata Amas, namun pihaknya memastikan dalam waktu dekat program ini akan bisa terealisasikan. Dikatakannya, saat ini Baznas tengah melakukan survei sekaligus validasi data secara langsung ke lapangan untuk data serta dokumen pangajuan ke jakarta.

“Kenapa kami turun langsung ke lapangan, hal ini untuk keperluan data kami agar nantinya tidak salah sasaran,” jelasnya.

Selain akan menyalurkan bantuan rutum untuk 37 kepala keluarga di wilayah Kecamatan Pamarican, Baznas Kabupaten Ciamis sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan logistik untuk para korban di Pamarican melalui posko BPBD. Dan baru-baru ini, Baznas Ciamis telah menyalurkan 200 zak semen untuk kebutuhan renovasi rumah, serta tempat ibadah yang rusak akibat gempa. (Suherman/R5/HR-Online)