Pajajaran Group Menuju Perusahaan Berbasis “Spritual Company”

Manager Toserba Pajajaran Kota Banjar, saat memberikan pembinaan SDM karyawannya. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pajajaran Group merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang retail, terus berupaya mengembangkan jaringan usahanya, termasuk dalam hal pengembangan SDM karyawannya. Sebab, karyawan dengan loyalitasnya adalah salah satu pendukung bagi kemajuan sebuah perusahaan.

Petinggi Pajajaran Group, Jaja Mujahid, yang juga Manager Toserba Pajajaran Kota Banjar, mengatakan, berdasarkan penelitian Lembaga Psikologis Internasional, ditemukan, loyalitas seorang karyawan terhadap perusahaan bukan ditentukan oleh seberapa besar gaji yang diterimanya.

“Loyalitas karyawan bukan semata ditunjukkan seberapa besar gaji yang diterima, tapi seberapa jauh mimpi perusahaan atau visi, dan seberapa jelas tugas pokok setiap individunya atau job description. Jadi, atas dasar survei tersebut, gaji hanya menempati urutan ketiga setelah visi perusahaan dan job description,” tuturnya, kepada Koran HR, Selasa (19/12/2017).

Sesuai survei tersebut, karyawan di Pajajaran Group juga merasakan hal yang sama, bahwa bukan karena faktor besarnya gaji yang menyebabkannya betah, melainkan karena lingkungan kerja serta visi perusahaannya. Itu dua hal utama yang dipakai dalam mendorong kemajuan perusahaan.

“Ketika menjadikan Allah tujuan kami, Allah ghoyatuna sebagai visi perusahaan Pajajaran Group, rasanya beban perusahaan ini seolah menjadi ringan. Ada ketenangan yang dirasakan perusahaan, dan juga InsyaAllah ada keberkahan bagi seluruh stakeholder perusahaan ini,” ucap Jaja.

Dia mengungkapkan, manajemen Pajajaran Group menerapkan nilai-nilai illahiyah dalam menjalankan perusahaan. Misalnya, shalat dzuhur, ashar, magrib, dan isya berjamaah di mesjid terdekat.  Selain itu, bagi karyawan laki-laki harus menutup transaksi 5-10 menit setiap waktu shalat.

Sebelum buka toko, terlebih dahulu para karyawannya melakukan shalat dhuha, tadarus bersama, serta zikir pagi bagi karyawan yang masuk shift pagi. Kemudian, pengajian mingguan dipimpin seorang ustad al hafidz, serta aktivitas ibadah lainnya untuk mendekatkan seluruh pegawai kepada Sang Penguasa Seluruh Alam, Allo SWT.

Dengan begitu, seluruh karyawan mempunyai kesadaran bahwa bekerja adalah ibadah, sesuai dengan perintah Alloh SWT, seperti termaktub dalam surat At Taubah ayat 105 yang berbunyi “Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada-Nya yang mengetahui akan ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

Melalui spriit illahiyah inilah, karyawan semakin betah karena tidak hanya mendapatkan dunia dalam bentuk gaji bulanan, namun lebih dari itu. Sehingga, ibadah mereka lebih terkondisikan dan terjaga.

“Mohon do’anya agar Pajajaran Group senantiasa istiqomah dalam menjaga spirit illahiyah ini. Tidak hanya kepada manajemen dan karyawan Pajajaran Group, tapi juga kepada seluruh stakeholder dan pelanggan setia yang telah menemani perjalanan Pajajaran Group selama hampir 10 tahun ini. Amin ya Rabbal ‘alamin,” ucap Jaja. (Nanks/Koran HR)