Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita BanjarPemdes Kujangsari Banjar, Realisasi Terbesar ADD Tahap III untuk Pemberdayaan

Pemdes Kujangsari Banjar, Realisasi Terbesar ADD Tahap III untuk Pemberdayaan

Salah kegiatan pembinaan masyarakat Desa Kujangsari berupa pembinaan RT/RW, sekaligus pembagian insentif. Photo: Istimewa.       

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, telah menerima pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap III tahun 2017 pada awal Desember lalu sebesar Rp.500 juta lebih, dan sekarang dalam proses realisasi kegiatannya dengan alokasi terbesar diperuntukkan pada bidang pembinaan serta pemberdayaan masyarakat.

“Sekarang masih berjalan proses kegiatannya, atau realisasi penyerapan anggaran tahap III baru mencapai 50 persen lebih. Kami pastikan keseluruhannya akan tuntas dalam satu minggu ke depan,” kata Kepala Desa Kujangsari, Siti Aisah, melalui Sekdesnya, Aris Munandar, kepada Koran HR, Senin (18/12/2017).

Aris juga menjelaskan, alokasi terbesar tahap ke III pada kegiatan bidang pembinaan dan pemberdayaan masyarakat itu mencapai Rp.256 juta, diantaranya kegiatan pembinaan RT/RW, pelatihan pertanian dan perikanan, pelatihan perdagangan, peningkatan kapasitas KUBE, kepemudaan, pemberian santuanan sosial masyarakat kurang mampu, serta penyelenggaraan kegiatan keagamaan.

Dari semua kegiatan tersebut, sebagian sudah selesai dilaksanakan dan ada pula yang baru akan dilakukan pada minggu-minggu ini, yang di dalamnya yaitu sedang dalam proses pengadaan mobil ambulance sebesar Rp.213 juta. Jenis kendaraannya berupa mobil APV.

Kemudian, dari penyerapan pencairan tahap III itu selebihnya diperuntukkan pada bidang penyelenggaraan pemerintahan. Termasuk pihak desanya saat ini sedang melakukan proses penyusunan Perdes BPD.

“Masa bakti keanggotaan BPD Kujangsari akan habis bulan Juni 2018 mendatang, dan tahapan pemilihannya dimulai Januari 2018. Untuk Pilkades Kujangsari sendiri, dimungkinkan digelar bulan November 2018,” terangnya.

Lanjut Aris, dalam draf Perdes tersebut, keanggotaan BPD Kujangsari jumlahnya sebanyak 9 orang, yakni 8 orang dari hasil pemilihan di setiap wilayah yang meliputi Dusun Sidamulya, Cijurai, Citangkolo, Sindangasih, dan Dusun Kalapasabrang, serta 1 orang lagi keterwakilan perempuan.

“Jika disepakati dalam musyawarah desa di waktu dekat ini, juga sistem pemilihannya akan menggunakan cara perwakilan musyawarah,” katanya.

Selain itu, pihaknya pun saat ini sedang fokus menyelesaikan penyusunan RKPDes yang selanjutnya RAPBDes 2018, sebagai mana ketentuan harus bisa diserahkan dalam jangka waktu per-31 Desember 2017.

Dalam penyusunannya, pemerintah desa melihat berdasarkan pagu anggaran dana transfer yang diterimanya tahun 2017. Karena, secara resmi SK Walikota Banjar untuk pagu anggaran dana transfer tahun 2018 belum diterimanya.

“Pelaksanaan pembangunan di Desa Kujangsari dan penyerapan anggarannya sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Efesiensi anggaran atau silpa 2017, belum bisa diketahui karena proses kegiatan masih berlangsung, atau belum tuntas dari batas waktu yang ditentukan,” pungkas Aris. (Nanks/Koran HR)