Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaBerita BanjarPemdes Neglasari Banjar Akhir 2017 Fokus Finishing Rehab Kantor Desa

Pemdes Neglasari Banjar Akhir 2017 Fokus Finishing Rehab Kantor Desa

Kepala Desa Neglasari, Setiaman.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, di bulan Desember 2017 ini tengah fokus menyelesaikan pengerjaan finishing rehab kantor desa. Ditargetkan pekerjaan tersebut selesai akhir bulan ini.

Kepala Desa Neglasari, Setiaman, didampingi Sekretarisnya, Dedi Rosdiana, mengatakan, pengerjaan finishing rehab kantor desa anggarannya bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II dan III, dengan total anggaran mencapai Rp.397 juta.

“Untuk pembangunan lanjutannya nanti di tahun anggaran 2018, di mana bangunan Kantor Desa Neglasari ini akan ditingkat menjadi dua lantai. Mudah-mudahan perencanaan yang ada di RPJM sejalan dengan kegiatan perencanaan pembangunan fisik. Begitu masa akhir jabatan selesai bisa terealisasi semua,” ujar Setiaman, kepada Koran HR, Rabu (27/12/2017).

Dengan terbangunnya gedung kantor desa yang baru, lanjut Setiaman, maka tingkat pelayanan terhadap masyarakat pun bisa lebih bagus lagi. Kemudian selain itu, setelah adanya perbaikan atau pembangunan insfrastruktur jalan lingkungan di wilayah Desa Neglasari, aktifitas masyarakat dalam menunjang perekonimian akan berjalan lancar.

Sekretaris Desa Neglasari, Dedi Rosdiana, menambahkan, pihaknya berharap semua kegiatan di tahun 2017 bisa direalisasikan. Meski diakui sampai saat ini masih ada beberapa kegiatan yang belum terlaksana karena terkendala beberapa faktor, salah satunya adanya perubahan aturan.

Namun, kegiatan yang belum terealisasi itu bukan bidang fisik, tapi bentuknya kegiatan pelatihan dan operasional kelembagaan desa, sehingga pihaknya optimis akan bisa diselesaikan sebelum akhir Desember 2017.

“In sha Alloh, bisa terlaksana semuanya, sehingga nanti di akhir tahun Silpa tidak terlalu besar. Kita juga berharap semua kegiatan bisa terealisasi sesuai rencana,” ucap Dedi.

Intinya, pembangunan di Desa Neglasari dilaksanakan atas dasar musyawarah dengan masyarakat, dan cara penempatannya sesuai dengan tingkat kebutuhan serta partisipasi/swadaya dari masyarakat itu sendiri. Artinya, dari masyarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat. (Eva/Koran HR)